Lelaki Ini Serahkan Hadiah Pernikahannya Untuk Palestina

Denpasar- Ahad (18/2). “Kami semua bengong, gak percaya . Sedang mimpikah ? ” Begitu tulis Arif Marsudi Ketua MRI Wilayah Bali dalam satu chat WAnya. “Selesai acara kamipun didaulat naik ke atas panggung pelaminan untuk menerima donasi untuk Palestina, untuk menjaga niat, sang pengantin lelaki tak mau difoto. Hanya pihak mertua laki laki dan mempelai wanita yang mendampingi proses penyerahan “.

Awalnya , Arif ditelpon seseorang yang mengundangnya untuk hadir di resepsi pernikahannya di Denpasar, Bali. “Pesannya agar teman teman relawan MRI sudi hadir, karena pria ini sangat meng-apresiasi kegiatan MRI/ACT dalam bidang kemanusian terutama ketika membantu rakyat Palestina “

Maka pada hari Ahad (18/2), empat relawan MRI Bali hadir untuk memenuhi undangan resepsi. Keempatnya sepakat mengenakan rompi hitam ACT sebagai penanda kehadiran.

“Kami hanya hadir sebagai wakil MRI/ACT , sebagai tamu biasa yang mendapatkan undangan. tak ada hal lainnya. ” pungkas Arif dalam konfirmasi lewat telepon.

Pria luar biasa yang  bernama Firman Turmuzi ini ternyata banyak mendapatkan informasi dari sosial media ACT dan MRI. Kegiatan kemanusian yang ACT dan relawan MRI lakukan ternyata memantik kepeduliannya. Apalagi  Firman mendengar ACT akan segera mengirimkan bantuan untuk rakyat Palestina melalui Kapal Kemanusian yang akan segera berlayar pada 21 Februari dari pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.

Rupanya keinginannya membantu rakyat Palestina juga di ‘aminkan’ sang Mertua. Keduanya setali tiga uang. Sepakat untuk memberikan ‘angpao’ resepsi pernikahannya yang berjumlah tak kurang dari Rp 23 juta.

Maka, tanpa pemberitahuan sebelumnya. Arif dan ketiga relawan MRI lainnya dibuat terkaget kaget begitu MC mengumumkan melalui pengeras suara akan menyumbangkan seluruh hadiah resepsi  untuk rakyat Palestina melalui ACT. Seperti mimpi.

Firman dan keluarga berharap agar donasinya bisa membantu rakyat Palestina. Membantu perjuangan para pemuda palestina dan meringankan beban kesulitan yang selalu menghimpit rakyat Palestina. Kepedulian Firman dan pasangannya patut di apresiasi. Kebahagian yang mereka rasakan saat resepsi pernikanan tak melupakan kesulitan rakyat Palestina yang ada nun jauh di seberang lautan. Sepuluh ribu kilometer lebih dari Denpasar. Jarak yang sangat jauh.

Semoga pernikanan Firman Turmuzi dan pasangannya ini menjadi pernikahan yang selalu bahagia  dunia dan akhirat. Barrokallahu lakuma wa baraka alaikuma wa jamaah baina kuma fii khair, (RN)