Imam Akbar: Relawan Harus Miliki Karakter LOVE

Sleman, relawan.id- Akademi Relawan Indonesia menggelar Kuliah Umum Relawan bersama Senior Vice President Aksi Cepat Tanggap (SVP ACT), N.Imam Akbari, Sabtu (9/3/2019).

Tak kurang dari 35 orang relawan hadir dalam acara itu. Para relawan datang dari berbagai daerah dan dari berbagai klaster untuk mendapatkan inspirasi dalam mengelola berbagai aksi kemanusiaan.

Menurut Imam, yang pertama kali haras ditanamkan dalam jiwa relawan adalah memberikan karya yang terbaik untuk masyarakat Indonesia. “Sehingga tidak cukup sekadar to be good, tetapi harus to be great,” kata Imam.

Lebih lanjut dia menyampaikan, salah satu kunci kesuksesan adalah energi rasa syukur. Energi rasa syukur ini yang akan membuat relawan semakin banyak membantu orang yang membutuhkan.

“Barangsiapa yang membantu saudaranya, maka Allah SWT akan membantu dirinya. Dengan hal itulah, akan datang pertolongan Allah SWT dalam setiap aktivitas kerelawanan dan kehidupan relawan,” jelasnya.

Untuk itu, Imam mengatakan aktivitas kerelawanan harus konsisten dan berjamaah agar kerja-kerja kemanusiaan memberikan dampak yang luas. “Ikhtiar kita semakin hebat dan spirit langit harus kuat, maka hasilnya InsyaAllah akan Dahsyat,” jelasnya.

Selain itu, sambungnya, seorang relawan harus memiliki karakter LOVE. Pertama, Leadership (Kepemimpinan). “Karakter Pemimpin wajib dimiliki oleh setiap relawan agar dapat memimpin masyarakat dan menjalankan program program dengan baik,” jelas Imam.

Kedua, Organizing (organisatoris). Relawan dengan organisasi kemasyarakatan MRI, menjadi wadah belajar relawan untuk melakukan berbagai aksi secara terorganisir dan membentuk karakter organisatoris. “Di MRI merupakan momen yang baik untuk belajar mengelola waktu, diri sendiri, dan potensi potensi yang ada,” katanya.

Ketiga, Visioner. Ciri-ciri orang yang sukses adalah memiliki visi yang jauh ke depan, bahkan abadi ( akhirat ). Sehingga, melibatkan spirit langit dalam berbagai aktivitas kebaikan.

“Visi ini menentukan arah gerak dan tujuan lembaga. Orang yang memiliki visi, akan memiliki kreatifitas dan daya juang yang tinggi,” imbuh Imam.

Keempat, Enterpreneurship. Setiap relawan seharusnya memiliki jiwa enterpreneurship sebagaimana inspirasi dari Rasulullah SAW yang mengatakan bah 9 dari 10 pintu rezeki adalah berniaga (enterpreneur). Salah satu, karakter seorang enterpreneur adalah kemampuan mengelola resiko ( risk taker ).

“Buat kita sebagai relawan, kemampuan untuk mengelola resiko ini akan membangkitkan keberanian seorang relawan dalam berbagai kondisi yang sulit. Sebagai contoh, relawan terjun ke lokasi bencana akan menghadapi berbagai resiko yang membutuhkan keberanian. Kemudian, kemampuan melakukan pemulihan perekonomian masyarakat dengan berbagai potensi potensi lokal yang ada,” pungkasnya.