Akademi Relawan Indonesia Gelar Pelatihan Siaga Bencana untuk Pelajar di Yogyakarta

Yogyakarta, relawan.id- Memperingati Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional, Akademi Relawan Indonesia mengadakan Pelatihan dan Simulasi Siaga Bencana untuk seluruh siswa SMA N 1 Depok, Sleman, Yogyakarta, Kamis, (26/4).

Kegiatan ini diawali dengan memberikan pelatihan dan pembekalan kepada setiap perwakilan kelas, Pramuka Peduli dan PMR Sekolah. Siswa diberikan materi Potensi Bencana Yogyakarta, analisis resiko bencana di sekolah dan melakukan workshop pemetaan sekolah untuk pembuatan jalur evakuasi dan titik kumpul ( assembly point ).

“Sebagaimana kita ketahui, Yogyakarta memiliki berbagai potensi bencana alam, seperti gempa Bantul tahun 2006, Erupsi Merapi Tahun 2010, Angin Puting Belitung, Kebakaran, dan Banjir beberapa tahun terakhir. Saat gempa di Bantul tahun 2006, sedikitnya 6234 korban akibat gempa maupun tertimpa reruntuhan bangunan dan kejadian yang terjadi pada 27 Mei, 13 tahun lalu, terjadi tidak saat jam sekolah. Seandainya terjadi saat jam kegiatan belajar mengajar sekolah, potensi korban yang ditimbulkan lebih banyak,” Kata Kepala Akademi Relawan Indonesia, Andri Perdana.

Setelah kegiatan pelatihan, seluruh perwakilan siswa kembali ke kelas untuk melakukan briefing dan simulasi siaga Bencana dengan mengarahkan seluruh siswa di ruangan kelas, menuju titik kumpul (assembly point) melalui jalur evakuasi yang sudah disepakati antar setiap kelas di SDN 1 Depok.

Selanjutnya, siswa juga mendapatkan pelatihan pemadaman kebakaran dengan menggunakan APAR (Alat Pemadaman Api Ringan), untuk antisipasi jika sewaktu waktu terjadi kebakaran di sekolah atau di rumah. Selain, siswa para guru juga mengikuti kegiatan ini dengan baik

Wakil Kepala Sekolah Bid. Kemahasiswaan SMAN 1 Depok , Bapak Eko Yulianto, memberikan apresiasi kepada Tim Akademi Relawan Indonesia, atas terselenggaranya kegiatan ini.

“Besar harapan pihak sekolah, agar program ini terus berkelanjutan antara Akademi Relawan Indonesia dengan pihak sekolah di berbagai kesempatan,” katanya.

“Setiap tahun akan diagendakan kegiatan ini, yang juga menjadi kegiatan OSIS tahunan dan lebih intens” , tambah Deandra, selaku ketua OSIS SMAN 1 Depok, Sleman.

Selain pelatihan dan simulasi, dalam Peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana ini, Pihak sekolah juga ingin menggalang kepedulian untuk berbagai bencana yang terjadi di Indonesia.

Kegiatan diakhiri dengan pihak sekolah menitipkan donasi sebesar Rp 3.188.000,- untuk korban gempa Lombok yang akan disalurkan melalui Aksi Cepat Tanggap (ACT), yang hingga hari ini masih terus dalam masa recovery.