DPR Minta Indonesia Seret Israel ke DK PBB

Jakarta, relawan.id – Sebagai Presiden Dewan Kemanan PBB, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) meminta Indonesia menyeret Israel atas pembunuhan terhadap warga Gaza.

Seharusnya, Indonesia tak sekedar menjadikan posisi DK PBB hanya sebagai aksesoris, tapi benar-benar sebagai jalan perjuangan memberdekakan Palestina. Hal itu dikatakan Ketua Komisi I Abdul Kharis Almakhsyari, Rabu (8/5/2019).

 “Perlu langkah berani Indonesia dan bersama-sama negara Muslim dunia untuk menghentikan semua kekerasan yang sudah berpuluh-puluh tahun dilakukan Israel,” ujar Abdul Kharis.

Abdul Kharis menegaskan tindakan serangan berulang Israel di bulan Ramadhan kini tidak hanya sekedar membunuh warga Palestina, tapi menghancurkan tempat tinggal mereka.

Abdul Kharis mengingatkan Palestina belum sepenuhnya terbebas dari penjajahan Israel yang setiap waktu dapat membunuh warga Palestina.

Oleh karena itu, Abdul Kharis mendorong langkah Indonesia selagi masih menduduki posisi penting dalam Dewan Keamanan PBB untuk membawa kasus ini.

“Indonesia akan selalu bersama Palestina membela perjuangan Rakyat Palestina hingga tidak ada lagi penjajahan di atas muka bumi,” terang dia.

Menjelang bulan suci Ramadhan 1440 H, pasukan Zionis Israel terus melancarkan serangannya ke Jalur Gaza. Akibatnya 10 warga Palestina termasuk seorang wanita hamil bersama bayi di kandungannya harus merengang nyawa.

Serangan udara Israel sejak Sabtu 4 Mei 2019 selain merenggut nyawa 10 warga Palestina, 83 orang lainnya jadi korban luka. Sebelumnya serangan roket faksi-faksi Palestina menewaskan dua warga Israel dan 84 orang lainnya tengah menerima perawatan medis. (Iql)