Antisipasi Korban Luka, MRI Kerahkan Ratusan Relawan

Jakarta, relawan.id– Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) menerjunkan ratusan relawan di beberapa titik-titik yang berpotensi akan terjadi krisis kemanusiaan, itu dilakukan untuk membantu masyarakat yang mungkin terkena dampak krisis dan mengantisipasi kemungkinan buruk di lapangan.

Tak hanya itu, MRI juga menurunkan ratusan relawan dengan berbagai kemampuan, termasuk tenaga medis guna mengantisipasi adanya korban luka selama aksi massa itu. Untuk memfasilitasi pergerakan relawan dan kebutuhan logistik, MRI juga menyiapkan pusat logistik dan camp bagi para relawan.

Tak hanya tenaga medis, MRI juga menyediakan pusat komando yang diintegrasikan dengan dapur sentral yang akan mengakomodir sekitar daput umum di sejumlah lokasi yang dekat dengan pusat aksi.

Aksi kesiapsiagaan ini juga didukung armada-armada kemanusiaan yang diturunkan di lokasi-lokasi krusial. Puluhan armada itu meliputi Humanity Food Truck, Ambulans Pre-Hospital, Mobile Water Tank, Mobil Rescue Double Cabin, dan beberapa unit Motor Trail. 

Selama kesiapsiagaan nanti, armada-armada ini dimaksimalkan sesuai fungsinya. Ambulans Pre-Hospital akan membantu tenaga medis dalam menangani korban luka. Sementara Mobil Rescue dan Motor Trail akan membantu mobilisasi tim relawan untuk menjangkau keadaan-keadaan darurat yang sulit diakses kendaraan roda empat.

Selain itu, Mobile Water Tank akan menyiapkan kebutuhan air bersih di lapangan. Adapun Humanity Food Truck akan menyiapkan ribuan makanan siap santap.

Tidak hanya itu, Aksi Cepat Tanggap (ACT) juga menyiapkan lndonesia Crisis Center (ICC) sebagai pusat informasi untuk melayani publik dan media terkait krisis kemanusiaan yang diprediksi terjadi usai pemilu. ICC bertempat di Menara 165 Lantai 9, Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan. 

ICC akan menyediakan info valid dari tim di lapangan sehingga bisa menjadi rujukan bagi publik selama momen pengumuman pilpres nantinya. Melalui ICC ini juga ACT saling menggerakan kepedulian di masa krusial.

Sebagai informasi, ratusan massa yang tergabung dalam Gerakan Kedaulatan Rakyat mendatangi kantor Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI di jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, untuk melakukan demonstrasi menolak hasil Pilpres 2019 yang dikeluarkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). 

KPU mengumumkan hasil rekapitulasi nasional pemilihan presiden yang menunjukkan pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin sebagai pemenang, mengalahkan pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. (Iql)