Hamdan Tak Kenal Lelah Mencari Nafkah

Medan, relawan.id – Siang itu shalat Dzuhur baru usai , jamaah sudah beranjak meninggalkan Masjid Agung Ahmad Bakrie Kisaran, Sumatera Utara.

Beberapa orang menuju parkiran mobil yang terdapat di sisi sebelah kanan masjid.

Terlihat seorang lelaki tua segera bergegas juga ke area parkir tersebut, namun bukan untuk naik mobil yang diparkir, melainkan menghampiri barang daganganya yang selanjutnya menawari jamaah masjid tersebut untuk membeli.

Hamdan (67 tahun) nama lelaki tua tersebut, sudah sejak tahun 2016 berjualan Salak Sidempuan di wilayah Kisaran. Khusus saat Ramadhan, lelaki kelahiran Kisaran itu sengaja berjualan di pelataran parkir sejak waktu Dzuhur sampai menjelang Isya.

“Kalau hari biasa Awak (saya. red) jualan keliling daerah kisaran pakai sepeda,”kata Hamdan ditemui Selasa (21/5/2019) .

Bagi Hamdan berjualan di pelataran parkir masjid saat Ramadhan lumayan ramai. Karena banyak warga dan musafir yang lewat masjid tersebut untuk melepas lelah dan shalat, terlebih sepekan menjelang lebaran .

Untung yang didapat dari jualan salak tidak menentu, kalau ramai dan habis bisa mencapai Rp240ribu, namun kalau sedang sepi hanya Rp 70.000. ” sistemnya setoran ke bos,”ucapnya .
Salak yang dijual perkilo Rp 12.500 dan Hamdan hanya mendapat untung Rp 4000 perkilo.

Uang tersebut bagi Hamdan memang jauh dari kata cukup, tetapi kakek dengan tiga cucu tersebut selalu bersyukur atas rezeki yang didapat.

Kendati hidup dalam kesulitan namun Hamdan tetap mengutamakan ibadah. Dirinya paham bahwa dengan ibadah seperti shalat fardhu dan puasa bisa membuat hati tenang, bahagia dan selalu bersyukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT.

Sebelumnya sejak tahun 1975, Hamdan berjualan buku bacaan agama, berjualan makanan dan sebagainya. Dari berjualan tersebut Hamdan bisa menyekolahkan anaknya sampai SMA.

Di usia senjanya, Hamdan tetap semangat ingin menafkahi sang istri dan tidak berharap pemberian dari ke dua anaknya . Ia tidak merasa lelah dan malu dengan apa yang dijalankanya. “Awak bekerja yang penting halal tidak usah malu,”ujarnya .

Hamdan mengaku akan terus berjualan sampai dirinya merasa tidak mampu lagi untuk berjalan. (Sky)