Merajut Kemanusiaan di Dusun Tubeket, Mentawai

Mentawai, relawan.id – Setelah mengunjungi ke beberapa tempat di wilayah provinsi Sumatera, akhirnya tim ekspedisi menginjakan kakinya di Kepulauan Mentawai, di Mentawai kita akan mengunjungi beberapa tempat salah satunya adalah Pulau Sikakap.

Dari sini tim ekspedisi akan mengunjungi desa yang dihuni 46 Kepala Keluarga (KK), untuk sampai ke tempat yang kita akan kunjungi, kita membutuhkan perahu untuk sampai lokasi, pengemudi perahu motor cepat bermesin dua tersebut mulai mengurangi kecepatanya, sebelum akhirnya perlahan masuk muara. Terlihat sisi kanan dan kiri pepohonan dan tanaman khas muara, diantaranya bakau.

Sekira 10 menit melewati muara dan rawa , perahu tiba di Dusun Tubeket, Desa Makalo, Kecamatan Pagai Selatan, Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat. Setelah menyandarkan perahu motor , satu persatu penumpang turun dari perahu. 

Di bibir sungai terlihat enam anak sedang asik berenang. “Alhamdulillah kita sudah sampai di Dusun Tubeket,”ucap Iswandi, salah satu tokoh masyarakat beragama Islam yang tinggal di Pulau Sikakap, Ahad (26/5/2019). 

Iswandi merupakan relawan MRI sejak tahun 2010.  Pria yang juga koordinator Dai di wilayah Sikakap tersebut sudah sejak delapan tahun lalu aktif mendampingi Dusun Tubeket. Dari Pulau Sikakap untuk menuju desa yang dihuni 46 Kepala Keluarga (KK ) tersebut butuh waktu sekira 50 menit. 

Dusun itu merupakan salah satu pulau kecil yang ada di wilayah Sikakap. “Mayoritas disini sudah memeluk Islam,”tutur tokoh agama setempat, Firman Samofo.

Pekerjaan warga di dusun yang mulai dihuni sejak tahun 1955 tersebut  sangat sederhana. Mulai dari nelayan, berladang padi dan sagu. Penghasilan mereka sangat pas-pasan. 

Di dusun tersebut relawan MRI Sumbar membantu menyalurkan paket pangan dari program Kapal Ramadhan 1440 H ACT .  Setelah paket pangan diturunkan kemudian dibawa satu persatu ke Masjid Nurul Huda, yang jaraknya sekira 800 meter. Warga dan anak anak terlihat ikut membantu , mereka terlihat senang dan ceria .

Warga dikumpulkan di Masjid Nurul Huda untuk kemudian pembagian sembako.  

Tokoh agama Dusun Tubeket mengucapkan terimakasih atas program yang digagas ACT- MRI tersebut. “Semoga silaturahim dari ACT dan MRI ini selalu berlanjut,karena hal ini membuat warga Dusun Tubeket merasa tidak sendirian dan memiliki teman-teman dan saudara seiman yakni muslim,”ucap Firman.

Senada dengan Firman, pengurus ACT Padang, Sumbar mengatakan bahwa dengan program ini akan memperat ukuwah dalam keislaman dan tauhid.

” Saat ada muslim hidup dalam kekurangan, itu juga tanggung jawab muslim lainya,termasuk di sini dengan program ACT ini,” kata Deni Marlesi Koordinator Lapangan ACT Padang.

Deni berharap akan ada program lainnya yang digagas untuk Dusun Tubeket ini . Semoga diluar Ramadan juga jalan terus program sosial dan kemanusiaan yang lainnya,”pungkasnya ( Sky)