Banjir Rendam Konawe Utara, ACT-MRI Berikan Bantuan

Konawe Utara, relawan.id– Akibat intensitas hujan tinggi selama 2 hari menyebabkan Sungai Lasolo dan Lalindu meluap, sehingga menyebabkan banjir bandang, di Konawe Utara, Sulawesi Tenggara, pada Ahad (9/6/2019) .

Akibat banjir tersebut, tercatat sebanyak 58 unit rumah hanyut di 28 desa, 6 kecamatan terendam banjir dengan jumlah pengungsi sebanyak 4.809 jiwa dan 2 Desa masih terisolir.

Maka dari itu, ACT-MRI melakukan penanganan dengan membuka aktivasi posko ACT-MRI dan pembentukan struktur posko, aksi pembersihan rumah warga, persiapan aktivasi 3 dapur umum, dan pelayanan kesehatan di 2 titik pengungsian.

Lokasi kegiatan dilakukan di 4 desa di Kecamatan Asera, karena kecamatan ini diketahui yang paling parah terkena dampak banjir. Selain membuka posko, ACT-MRI juga menyediakan bantuan berupa sandang, pangan dan medis, seperti makanan siap saji, kebutuhan pokok pangan, baju pakaian, perlengkapan tidur, selimut kasur, perlengkapan rumah tangga, personal higeune, perlengkapan sekolah, vitamin nutrisi, terpal dan pelayanan medis.

Bupati Konawe Utara, Ruksamin, mengaku telah mengkerahkan seluruh personil Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk mengevakuasi masyarakat atas banjir bandang susulan yang terjadi di wilayahnya.

“Kami terus berupaya bersama seluruh jajaran terkait untuk membantu masyarakat atas musibah yang di alami dan terus membangun koordinasi dan komunikasi ke berbagai pihak memberikan bantuan kepada warga yang terdampak musibah banjir,” katanya.

Dikatakan, ada sekitar 28 titik yang terendam, 28 titik tersebut berada di 28 desa di Kecamatan Langgikima, Asera, Oheo, Landawe, Andowia, dan Wiwirano.