Alhamdulillah, Banjir Sulteng Mulai Surut

Konawe Utara, relawan.id – Banjir yang menggenangi beberapa daerah di Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara, terutama di Kecamatan Andowia, pada Rabu, mulai surut. Ketinggian genangan di daerah tersebut tinggal 50 centimeter hingga satu meter.

Pada awal diterjang banjir, ketinggian air mencapai 3 meter. Akibatnya belasan rumah warga hanyut dan tenggelam.

Pada saat air surut seperti saat ini, dimanfaatkan warga untuk mengeluarkan dan mengamankan barang-barangnya, termasuk membersihkan lumpur yang ada di dalam rumah.

Di Kecamatan Andowia, empat desa yang mengalami dampak parah karena banjir yaitu Desa Labangga, Karonanga, Puuwanua, dan Puusuli. Ketinggian air di keempat desa tersebut hanya tinggal 50 sentimeter hingga satu meter.

“Ini sudah surut Mas, dibanding awal banjir kemarin. Makanya kondisi seperti ini dimanfaatkan warga untuk mengamankan dan membersihkan barang dan rumah,” kata Rizal (33) warga setempat, Kamis (13/6/2019).

Menurut dia, banjir Konawe Utara yang terjadi sekarang ini memang luar biasa karena banjir-banjir sebelumnya tidak separah sekarang ini.

“Tahun 1977 juga banjir besar tetapi tidak separah sekarang ini demikian juga dengan tahun 1997,” ujarnya

Banjir Konawe Utara kali ini, kata dia, akibat curah hujan yang tinggi yang menyebabkan meluapnya Sungai Lasolo.

“Ada satu sungai lagi di sekitar wilayah ini yaitu Sungai Anggomate tetapi tidak sampai meluap,” tuturnya.