Mantan Presiden Mesir Meninggal Saat Jalani Persidangan


Mesir, relawan.id – Mantan Presiden Mesir Mohammed Mursi meninggal dunia usai menjalani persidangan di pengadilan atas tuduhan spionase pada Senin (17/6/2019).

Mursi dikabarkan pingsan selama sesi di pengadilan sebelum dia meninggal di Rumah Sakit Kairo. Ada sejumlah tuduhan yang dihadapi Mursi sejak dia digulingkan dan dipenjara dalam kudeta militer 2013.

Ada enam tuduhan kriminal terhadap mantan pemimpin termasuk, pembunuhan, mata-mata untuk Qatar, mata-mata untuk Hamas dan Hizbullah, menghina pengadilan dan keterlibatan dalam terorisme.

Mursi adalah seorang tokoh penting di Ikhwanul Muslimin. Ia merupakan presiden pertama yang terpilih secara demokratis dalam sejarah modern Mesir.

“Dia berbicara di depan hakim selama 20 menit dan sangat bersemangat kemudian pingsan. Dia segera dilarikan ke rumah sakit tempat dia kemudian meninggal,” kata sumber pengadilan seperti dilansir AFP, Selasa (18/6/2019).

Mursi dipenjara sejak ia dijatuhkan oleh militer pada 2013 setelah protes massa terhadap pemerintahannya.

Televisi pemerintah mengatakan, Mursi, yang kini berusia 67 tahun, berada di pengadilan untuk menjalani sidang atas tuduhan spionase yang berasal dari dugaan kontak dengan kelompok Islam Palestina Hamas.

Mursi menjalani hukuman penjara 20 tahun karena hukuman atas pembunuhan demonstran selama demonstrasi pada 2012 dan hukuman seumur hidup karena spionase dalam kasus yang berkaitan dengan negara Teluk Qatar.