MRI-ACT Jambi Gelar Talkshow Kerelawanan

Jambi, relawan.id – Dalam rangka perkenalan kepada lapisan masyarakat khususnya yang berada di Jambi, Masyarakat Relawan Indonesia (MRI-ACT) mengadakan “Talkshow Kerelawanan Bersama Radio Erlia Buana”, di Studio Radio Erlia Buana, Selasa (25/6/2019).

Humas MRI Jambi, Fitra Diansyah mengatakan dalam talkshow tersebut Kepala Cabang ACT Jambi, Ilham Reza memaparkan secara rinci apa itu ACT, diketahu ACT di Jambi baru berdiri pada Mei 2019, untuk itulah pihaknya melakukan talkshow agar masyarakat Jambi lebih mengenal MRI-ACT. Meski demikian, pada dasarnya ACT sudah lahir sejak 2005 pasca bencana alam di Aceh.

Tak hanya memperkenalkan MRI-ACT saja, pihaknya juga menjelaskan tentang kegiatan yang diadakan MRI-ACT yaitu program Qurban, Road Show Syekh jilid 2 dan perekrutan relawan melalui kegiatan Volunteer Camp.

“Di Jambi ACT-MRI sendiri baru berdiri pada Mei 2019, namum Yayasan ini telah berdiri semenjak 2005 pasca bencana Alam di Aceh. ACT fokus pada 3 Isu diantaranya Isu Kemanusiaan, Isu Bencana Alam dan yang terakhir isu kemiskinan,” ungkapnya, Kamis (27/6/2019).

Secara global, kata dia, salah satu Isu Kemanusian yang fokus ACT-MRI garap yaitu krisis kemanusiaan di Timur Tengah seperti di Palestina, Ughyur dan Myanmar dimana, pihaknya sudah banyak menurunkan relawan untuk memperbaiki kondisi pendidikan dam kesehatan masyarakat setempat.

“Kemudian di isu bencana alam, sebagai negara yang rawan akan bencana, MRI selalu sigap menurunkan relawannya, kemudian yang ke 3 isu kemiskinan dan sosial menjadi isu program lanjutan secara berjangka karena kemiskinan datang karena bukan karena kejadian ataupun momentum,” tuturnya.

Tak hanya itu, Fitra juga menjelaskan apa yang sudah dilakukan MRI selama kurang lebih 1 bulan ACT hadir, pada Isu Kemanusiaan MRI turut mendampingi Kegiatan Road Show Syeikh Palestina, Alokasi bantuan Bencana Kebakaran yang terjadi di Pangkal Duri, dan Penyaluran Zakat Fitrah.

“MRI-ACT membuka kesempatan seluas seluasnya kepada Masyarakat yang memiliki jiwa sosial, kemanusian dan kerelawanan untuk ikut serta bergabung,” pungkasnya.