Cuaca Dingin, Ini Tips untuk Menghadapinya

Jakarta, relawan.id – Pada beberapa minggu belakangan, suhu di pulau Jawa lebih dingin dibanding biasanya terutama pada malam hingga pagi hari. Terkait hal itu Dinas Kesehatan Jawa Barat menerbitkan imbauan kepada masyarakat pada saat memasuki cuaca ekstrem saat ini.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Jawa Barat Berli Hamdani tidak menutup kemungkinan suhu lebih dingin terjadi pada siang hari terutama di kawasan pegunungan. Berli meminta kepada masyarakat agar menyiapkan perlengkapan penangkal dingin saat beraktivitas di luar ruangan.

“Jadi pertama tentunya kita harus menyiapkan pakaian yang sesuai. Apakah itu suhunya sangat dingin, berarti kita harus menggunakan baju cukup tebal,” pesan Berli .

Selain pakaian, ia juga mengingatkan agar tetap minum secukupnya walau suhu sedang dingin.

“Itu harus benar-benar kita ukur karena dehidrasi itu tidak terjadi hanya pada kondisi panas. Tapi juga pada kondisi dingin, jadi bisa saja dia mengalami kekurangan cairan tetapi dia tidak menyadarinya karena suhu disekitarnya dingin, dia tidak merasa kegerahan, dia tidak merasa apa-apa,” lanjutnya.

Faktor penting lainnya yang harus diperhatikan adalah mengonsumsi buah-buahan dan sayuran. Dua sumber pangan ini dapat menyimpan air cukup lama dalam tubuh. Cairan yang mencukupi dalam tubuh, bisa mengantisipasi terjadinya dehidrasi dan syock pada tubuh.

Orangtua yang memiliki bayi juga perlu diperhatikan asupan makannya.

“Untuk orangtua yang memiliki bayi, diminta agar tidak putus memberikan ASI. Karena suhu ASI akan hangat yang berasal dari tubuh, seperti inkubator menjaga suhu tubuh bayi. Jangan lupa menggunakan pakaian hangat saat keluar ruangan agar tidak hipotermia,” katanya.

“Sedangkan bagi lansia, harus tetap diingatkan untuk tetap mengkonsumsi air,” ujar Berli.