Berkat Wakaf, Kini Warga Sambong Hidupnya Sejahtera

Blora, relawan.id – Desa Gadu, Kecamatan Sambong, Blora adalah salah satu contoh desa yang kian maju dan perkembang, padahal desa ini dulunya terkenal kurang sejahtera, karena hampir semua warga di desa itu hidup dari mengandalkan hasil hutan.

Saat ini kondisi tersebut berubah drastis. Berkat wakaf, warga desa tersebut kini hidupnya sejahtera. Hal ini dikatakan Eni Rachmawati salah satu warga Sambong.

Dia mengakui masyarakat di kecamatan itu rata-rata hidup dari hutan. “Mudah-mudahan warga bisa alih profesi tidak lagi bergantung dari hasil hutan tetapi menjadi peternak,” ucap Eni, Kamis (11/7/2019).

Dengan kalimat seperti terbata-bata karena merasa terharu, Eni menyampaikan apresiasi kepada lembaga kemanusiaan ACT (Aksi Cepat Tanggap) yang sejak beberapa tahun terakhir ini aktif memberikan bantuan untuk masyarakat setempat.

Dengan makin majunya perekonomian di wilayah itu, Eni mengajak warganya untuk menunjukkan jati dirinya. “Program dari ACT ini mengangkat nama Kecamatan Sambong,” ujarnya.

Kabupaten Blora yang memiliki 16 kecamatan semula kurang terkenal karena pamornya kalah dengan Cepu. Padahal Cepu merupakan wilayah Blora, letaknya  paling timur berbatasan dengan Bojonegoro Jawa Timur.

Dengan makin intensifnya program-program pemberdayaan masyarakat yang dilakukan ACT, dia optimistis sudah semestinya Sambong terangkat namanya.

“Sumur minyak pertama kali ditemukan Desa Ledok Kecamatan Sambong. Inilah awal dari Blok Cepu. Kita harapkan ACT bekerja sama dengan Bumdes untuk mengangkat nama Kecamatan Sambong,” tambahnya