Dinyatakan Hilang, MRI Batang Berhasil Temukan Bocah Berusia 5 Tahun dalam Keadaan Meninggal

Batang, relawan.id – Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Batang berhasil menemukan bocah berusia 5 tahun Muhammad Afandi yang dilaporkan hilang empat hari. Bocah nan malang itu ditemukan tewas di curang yang tinggi, di Desa Kembangan, Kecamatan Blado, Kabupaten Batang.

“Tim MRI Batang bersama tim SAR gabungan Setelah melakukan penyisiran di lokasi Bantara sungai Lojahan yang berjarak kurang lebih 1 Km dari TKP hilangnya anak atas nama Muhamad Afandi bin Rahmat, umur 5 tahun, Sekira pukul 13.30 Wib Tim menemukan korban sudah dalam keadaan Meninggal Dunia di Curug / grojongan air sungai dengan ketinggian kurang lebih 20 meter, korban tersangkut batu dan ranting pohon,” ujar Humas MRI Jateng, Muhammad Afifuddin, Selasa (16/7/2019).

Sebelumnya, kata dia, tim SAR gabungan meminta kepada relawan MRI Batang agar mengirimkan dan menambah anggotanya dengan spesialis panjat tebing. Saat tim MRI turun tebing yang di komando Baus Hendarto dengan bantuan tali karmantel sebelum sampai dibawah, korban terlihat tersangkut ranting dan batu.

“Korban tersangkut ranting dan batu, setelah di cek ternyata korban sudah meninggal,” tuturnya.

Diketahui Afandi berkebutuhan khusus. Awalnya Afandi ikut pamannya ke kandang kambing pada Jumat (12/7/2019) sore, namun 10 menit kemudian ia hilang secara misterius.

Usai dinyatakan hilang sejumlah warga melakukan pencarian, namun hanya mendengar suara Afandi yang kian menjauh dari kandang kambing.

Karena diluar nalar manusia, warga menganggap bocah 5 tahun itu hilang diculik penunggu yang mendiami kawasan sekitar desa.

Pihak desa pun mengerahkan warga di tujuh dukuh yang dibantu BPBD, TNI Polri, dan Banser untuk melakukan pencarian.

Namun pencarian yang dilakukan selama tiga hari itu tetap tak membuahkan hasil. Hingga Senin (15/7/2019) malam, relawan bersama warga berkumpul di posko yang didirikan di rumah ketua RT setempat, untuk melakukan koordinasi terkait pencarian Afandi