MRI Jakray Gelar Orientasi Relawan dan Pelatihan Water Rescue

Jakarta, relawan.id – Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Jakarta Raya (Jakray) menggelar kegiatan Orientasi Relawan di Sekretariat MRI Jakarta Raya, Sabtu (27/7/2019).

Kegiatan yang diikuti oleh 32 calon relawan itu diisi dengan berbagai materi, diantaranya pengenalan dunia kerelawanan, pengenalan MRI dan ACT, sharing relawan, pengenalan cluster relawan, dan motivasi untuk menjadi relawan.

Humas MRI Jakarta Raya, Endang Mulyadi mengatakan kegiatan itu sebagai bagian dari perekrutan relawan. Melalui orientasi ini, untuk mengenalkan MRI dan ACT dengan harapan meningkatkan kepedulian terhadap kemausiaan.

Dikatakan Endang, tidak ada persyaratan khusus untuk bergabung bersama MRI, asalkan memiliki keinginann yang kuat untuk menjadi relawan yang peduli terhadap kemanusiaan.

Endang juga memaparkan berbagai program MRI yang telah dilaksanakan sebagai bentuk peduli kemanusiaan, diantaranya mendistribusikan bantuan untuk korban banjir dan kebakaran.

“Banyak, terutama emergency respon terhadap bencana yang terjadi, untuk Jakarta Raya sendiiri kebakaran dan banjir. Kegiatan-kegiatan untuk merespon yang berkaitan dengan bencana sosial juga banyak dilakukan, misalkan rumah belajar, program membaca, dan lain-lain,” bebernya.

Untuk menguatkan spirit kerelawanan, peserta juga dibekali dengan berbagai materi yang disampaikan oleh narasumber berpengalaman dan profesional, dari MRI-ACT yang sudah teruji dan terbukti dalam berbagai aksi kemanusiaan.

“Kegiatan ini sangat tepat bagi para pencinta dunia kerelawanan, serta sebagai pembekalan untuk langkah awal sebelum terjun ke dunia relawan. Untuk dapat menjadi anggota MRI dapat dilakukan melalui pendaftaran online, juga melalui orientasi ini. Dengan kegiatan ini akan meningkatkan kesadaran dan partisipasi pentingnya nilai-nilai kerelawanan untuk mengatasi berbagai persoalan kemanusiaan,” tukasnya.

Tak hanya Orientasi Relawan, MRI Jakray juga mengadakan pelatihan Water Rescue dan Medical First Responder. Dalam kegiatan materi yang diberikan yaitu penegnalan alat-alat rescue, pengenalan tools pendukung MFR, mengajarkan cara penggunaan alat yang benar, latihan mendayung dan water rescue, serta latihan menangani korban luka-luka, patah tulang dan sebagainya.

” Peserta yang mengikuti kegiatan ini sekitar 52 orang,” pungkasnya.