Tebar Kebaikan, MRI Langkat Bagikan Paket Hygiene

Sumut, relawan.id – Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Langkat, Sumatera Utara gencar membantu masyarakat yang kurang mampu,  khususnya di daerah masing-masing. Beberapa hari yang lalu, setelah Orientasi Relawan, MRI Langkat unjuk kebolehan di depan umum dengan mengadakan kegiatan Mitigasi Bencana di Lapangan Tengku Amir Hamzah Stabat.

Kegiatan tersebut mengundang perhatian masyarakat yang sedang melintas. Kali ini MRI Langkat tebar kebaikan dengan memberikan paket hygiene dari PT. Kao Indonesia berupa detergen,  “siapa sangka relawan yang baru ikut orientasi tersebut langsung buktikan aksinya untuk turun kelapangan agar dapat mendekatkan diri kepada masyarakat yang kurang mampu dan lebih memahami lingkungan sekitar Kabupaten Langkat,” ujar Humas MRI Langkat, Bella Rizkia, Selasa (30/7/2019).

Minggu lalu tepatnya pekan ketiga Juli 2019, ada beberapa relawan baru turut serta dalam kegiatan pembagian paket hygiene untuk dibagika kebeberapa daerah di Sumatera Utara dan komunitas juga ikut serta dalam kegiatan ini. Ketua MRI Sumut dan Bidang Program ACT Sumut memberikan support berupa detergen yang berasal dari PT. Kao Indonesia.

“ Hal ini dilakukan bertujuan untuk mempererat kembali jalinan silaturahim antar relawan agar lebih aktif lagi dalam setiap kegiatan yang dilaksanakan oleh daerah nya masing-masing. Tidak hanya sebuah status menjadi relawan, namun disini dibuktikan jika memang benar benar seorang relawan maka dapat dibuktikan setiap saat,” katanya.

Jalan Makmur, Desa Banyumas, Kecamatan Stabat, menjadi sasaran relawan untuk dapat membagikan paket hygiene. Kegiatan yang berlangsung selama 1 jam setengah tersebut dari pukul 16.00-17.30 WIB,  menjadi tontonan beberapa masyarakat dan sempat membuat mereka menjadi heran akan kedatangan para relawan. Karena jarang sekali ada bantuan yang mereka terima untuk dhuafa, janda dan tukang becak.

Bella juga menjelaskan ini adalah modal utama kita, untuk relawan baru agar tahu kondisi yang sesungguhnya di Kabupaten Langkat,  kegiatan ini juga untuk memperbaiki nama lembaga ACT-MRI di lingkungan masyarakat karena isu hoax yang timbul beberapa waktu lalu.

“Tidak ada yang bisa kita andalkan selain pembuktian kepada masyarakat, dengan cara inilah menjadi salah satu cara meyakinkan kembali kepada masyarakat dan sekaligus silaturahim kepada mereka,” tukasnya.

“Dengan adanya kegiatan ini, beberapa masyarakat seperti ibu-ibu janda berharap lembaga kemanusiaan seperti ini teruslah membantu kami yang dalam kesusahan.  Tidak hanya sekitar Kecamatan Stabat saja,  marilah bantu kami di kecamatan lain. InsyaAllah akan dibalas sama Allah atas kebaikan dan rejeki kalian semua. Aminn, “ katanya menirukan ibu-ibu tersebut.