Jelang Idul Adha, Hewan Qurban yang Diqurbankan Tak Boleh Sembarangan

Jakarta, relawan.id – Idul Adha menjadi salah satu momen yang paling berkesan bagi semua umat muslim di berbagai penjuru dunia. Karena tibanya hari raya Idul Adha atau hari raya qurban, seringkali dijadikan sebagai bulan untuk berqurban yakni dalam bentuk hewan baik itu kambing, sapi, ataupun unta baik untuk diri sendiri ataupun untuk orang lain. Tentunya sudah banyak dari kalian yang sudah mempersiapkan diri untuk berqurban kan?

Dan mengenai menyembelih hewan qurban ini, ada beberapa syarat yang penting diketahui umat muslim. Dalam berqurban, hewan qurban yang diqurbankan tidak boleh sembarangan. Ada beberapa syarat yang penting diketahui dan diamalkan. Berikut beberapa syarat tersebut.

Hewan yang Boleh Diqurbankan

Tidak semua hewan bisa menjadi hewan kurban. Ada beberapa hewan yang diperbolehkan untuk dikurbankan. Hewan tersebut antara lain adalah kambing, domba, sapi, kerbau dan unta. Untuk kambing dan domba, ini bisa untuk satu orang. Untuk sapi atau kerbau, ini bisa dilakukan dalam rombongan setidaknya untuk 7 orang. Sementara unta, ini bisa dilakukan dalam rombongan untuk 10 orang.

Status Kepemilikan Hewan Qurban

Hewan yang boleh menjadi hewan qurban adalah hewan yang diperoleh secara halal dan dimiliki dengan akad yang halal pula. Pastikan agar hewan qurban ini bukan hewan curian, hewan rampokan atau milik orang lain.

Kondisi Fisik & Kesehatan Hewan Qurban

Syarat hewan qurban selanjutnya adalah kondisi hewan sempurna (tidak ada cacat) dan sehat. Hewan yang sah untuk berkurban adalah hewan yang tidak cacat tubuhnya. Pun, hewan ini tidak sakit atau terlampau kurus. Untuk jenis kelamin hewan sendiri bisa jantan maupun betina. Namun, sangat disarankan agar hewan yang diqurbankan adalah hewan jantan. Kenapa hewan jantan? Ketika qurban hewan betina, dikhawatirkan hewan ini sedang mengandung.

Usia Hewan Qurban

Untuk unta, syarat sahnya adalah unta yang telah genap berusia 5 tahun atau lebih. Untuk sapi yakni yang telah genap berusia 2 tahun atau lebih. Untuk kambing sendiri adalah yang telah genap berusia 1 tahun. Dan untuk domba, adalah yang telah genap berusia 6 bulan.

Waktu Menyembelih Hewan Qurban

Penyembelihan hewan qurban harus terjadi pada waktu yang ditentukan syariat Islam yakni saat Idul Adha (10 Dzulhijah) atau 3 hari setelahnya yakni hari tasyrik (11, 12 dan 13 Dzulhijah). Hewan yang disembelih sebelum atau sesudah waktu ini, maka dianggap tidak sah dan bukan hewan qurban.

Itulah beberapa syarat hewan qurban yang penting dipenuhi umat muslim yang hendak qurban. Selain syarat di atas, syarat yang lain adalah pilih hewan qurban yang sesuai dengan kemampuan keuangan kita. Pada dasarnya, berqurban bukanlah sebuah paksaan. Akan berlipat ganda amalannya jika dilakukan saat kamu mampu dan ikhlas.

Masyarakat Relawan Indonesia (MRI-ACT) mengajak para dermawan turut membantu memberikan hewan qurban terbaik untuk saudara-saudara kita yang membutuhkan, agar saudara-saudara kita bisa merasakan indahnya hari raya Idul Adha dengan menyantap hewan qurban.

Untuk kemudahan berqurban silakan kunjungi https://relawan.id/relawan-berqurban/