Prihatin, Selama 7 Tahun Desa Ini Tak Ada Daging Qurban

Sulbar, relawan.id  – Sudah 7 tahun Desa Ahu, Kecamatan, Tapalang Barat, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, tak pernah menikmati daging qurban saat Idul Adha.

Desa Ahu adalah salah satu daerah pesisir sebelah selatan Kota Mamuju yang terdiri  dari 6 Dusun, antara lain, Ahu Timur, Ahu Barat, Salosendana Timur, Salosendana, Kabaena, Tabailo, dan Salobiru.

Kondisi ekonomi masyarakat setempat yang sulit membuat saat Idul Adha warga setempat hanya bisa melaksanakan shalat tanpa bisa menggelar ritual penyembelihan hewan qurban karena memang nyaris tak ada yang berqurban.

Namun pada Idul Adha 1440 Hijriah masyarakat bisa menikmati daging qurban mulai dari menyembelih hingga membagikan kepada warga sekitar. Adalah Global Qurban Aksi Cepat Tanggap yang menyalurkan satu ekor sapi qurban, hal itu dilakukan agar semua masyarakat bisa menikmati lezatnya daging qurban.

“Rata-rata penduduk memiliki penghasilan dibawah rata-rata, pekerjaan serabutan, kalau kami melintas di desa itu, kebanyakan di depan rumah ada pisang yang dipajang untuk dijual, jarak dari kota ke Desa Ahu kurang lebih 35 kilometer,” ujar Ketua Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Sulbar, Mustadiarto, Kamis (15/8/2019).

Kini, kata dia, warga Desa Ahu dapat menikmati daging qurban, masyarakat setempat pun begitu antusias saat tim MRI-ACT datang membawa seekor sapi untuk disembelih dan dibagikan daging qurbannya. Kurang lebih 55 kk yang menerima manfaat.

“7 tahun terakhir baru ada qurban lagi, sebelumnya sempat ada yang berqurban sekitar tahun 2011, Alhamdulillah tahun ini mereka bisa menikmati hewan qurban dari Global Qurban-ACT, 7 tahun sudah mereka harus merasakan hari raya Idul Adha tanpa daging qurban,” tuturnya.