MRI Tinjau Lokasi Kekeringan di Cirebon

Cirebon, relawan.id – Musim kemarau menyebabkan sejumlah wilayah di Cirebon kekeringan. Seperti yang terpantau di Kelurahan Argasunya, Kecamatan Harjamukti,Cirebon.

Dari informasi yang didapat, sejumlah lahan perkebunan warga mengalami kekeringan sejak dua bulan terakhir. Akibatnya, lahan yang ada di sekitarnya mengalami kekeringan hingga tak bisa digunakan berkebun.

Maka dari itu, Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) melakukan peninjauan langsung ke daerah tersebut, salah satu relawan MRI, Kenny mengatakan kemarau panjang membuat masyarakat kesulitan untuk mendapatkan air bersih, karena sumur-sumur yang mereka miliki kering.

“Daerah ini berjarak 10 kilometer dari pusat kota Cirebon, melihat langsung di lokasi sangat memprihatinkan, menurut warga kekeringan disini dari awal Juni hingga sekarang pertengahan Agustus, sumur warga pun ikut kering. Ini hanyalah salah satu tempat kekeringan yang ada di Cirebon,” katanya.

Lanjut Kenny, menurut tim relawan MRI Cirebon, masih banyak tempat yang mengalami kekeringan seperti daerah ini, oleh karena itu Aksi Cepat Tanggap (ACT) melakukan peninjauan di daerah yang terdampak kekeringan, dan memberikan bantuan berupa distribusi air bersih.

“ACT sudah menurunkan water tank sebanyak 8000 liter, ACT akan distribusikan air seminggu sekali untuk mencukupi air bersih bagi masyarakat disektar sini,” tuturnya.

Sementara itu, Kabid Humas MRI Pusat, Dudy Sya’bani Takdir mengatakan kondisi di daerah ini cukup parah, sehingga sumur-sumur warga pun ikut kering, kalau pun ada air, airnya tak layak konsumsi, air tersebut hanya bisa digunakan untuk mencuci.

“Ini adalah salah satu titik terparah di Cirebon, warga membutuhkan bantuan air bersih, dari ACT Cirebon akan mengirimkan 4 containter water tank. ayo bagi dermawan dan para relawan yang punya keluangan rizki, dan mau meluangkan rizkinya. Mari kita sedekahkan air, karena air akan membantu saudara-saudara kita bertahan hidup, untuk makan, minum, mandi dan beribadah,” tukasnya.