Untuk Hindari Kelelahan, Relawan Butuh Asupan Gizi yang Seimbang

Jakarta, relawan.id – Ketika bencana alam terjadi, lazimnya bantuan datang dari berbagai penjuru, termasuk kedatangan para relawan yang akan membantu proses evakuasi korban bencana hingga pemulihan sarana dan infrastruktur di daerah tersebut. Tentu, seperti lazimnya manusia biasa, para relawan membutuhkan asupan makanan.

Dan di daerah bencana, para relawan membutuhkan asupan gizi yang semestinya sangat baik, karena pekerjaan mereka sangat berat dan kerap kali melampaui beban kerja di masa normal. Apalagi di daerah terdampak bencana, para relawan kerap kali bekerja tak kenal lelah dan tak ingat waktu.

Disampaikan Shanty Dewi Nurhayani, anggota Indonesian Chef Association (ICA), untuk menghindari agar kelelahan itu tidak berubah menjadi sakit, relawan membutuhkan asupan gizi yang seimbang selain tentunya istirahat yang cukup. Namun faktanya di lapangan, asupan makanan bagi relawan kerap kali terabaikan.

“Ketika berada di daerah bencana, memang makanan yang tersedia untuk relawan kondisinya ala kadarnya, yang penting ada. Ini yang kurang baik karena bisa berdampak pada kesehatan para relawan maupun masyarakat korban bencana yang sangat memerlukan makanan bergizi,” ujar Dewi, Selasa (20/8/2019).

Untuk itu ICA, yang bernaung di bawah Kementerian Pariwisata, anggotanya kerap terjun ke lokasi bencana alam untuk membantu organisasi, baik pemerintah, sosial maupun swasta untuk mengelola dapur umum yang digelar berbagai institusi tersebut. Tujuannya agar asupan nutrisi bagi korban bencana sekaligus relawan terjaga dengan baik.

“Kami memberikan saran panduan menu yang cocok untuk daerah tersebut sesuai dengan selera lokal dengan kandungan gizi yang baik, cara pengolahan dan peralatan yang diperlukan untuk memasak dalam jumlah besar hingga ke manajemen higienitas dapur umum, agar kebersihan dan kesehatan selalu terjaga dari bahan baku hingga makanan jadi,” imbuhnya.