Hadapi Era 4.0, MRI Pusat Gelar Workshop Kehumasan

Jakarta, relawan.id – Peran kehumasan relawan di era 4.0 sangat penting. Era informasi dan komunikasi ini menembus batas ruang dan waktu. Tuntutan masyarakat untuk mendapatkan informasi yang cepat, tepat dan benar menjadi sangat mendesak. Maka dari itu para relawan Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) dituntut untuk menginformasikan berita-berita tentang kerelawanan.

Untuk itu MRI Pusat menggelar Workshop Kehumasan dengan tema “Jadi Humas Relawan di Era 4.0”, di Menara 165, Jakarta, Kamis (12/9/2019). Acara dibuka langsung oleh Kabid Humas MRI Pusat, Dudy Sya’bani Takdir.

Dalam sambutannya, Dudy berharap dengan digelarnya acara ini, para relawan dapat menginformasikan semua kegiatan yang dilakukan MRI di seluruh daerah agar masyarakat merasakan kehadiran MRI.

“Kegiatan kita itu banyak banget di wilayah, di daerah, luar biasa banyak, tapi itu tidak disampaikan ke orang lain, sehingga orang tidak tahu, MRI ngapain sih? Apakah MRI itu cuma mengurusi korban bencana saja, MRI itu cuma CFD-an (Car Free Day) doang. Jakray kan terkenal dengan CFD-nya. Kegiatan kita selain itu banyak banget, nah ini yang perlu disampaikan,” ungkapnya, di Menara 165, Jakarta, Kamis (12/9/2019).

Lanjut Dudy, MRI Pusat juga memiliki target untuk menjangkau semua lapisan masyarakat tak hanya melalui informasi media online, tetapi melalui media sosial salah satunya Instagram. “Di 2019 ini, kita banyak yang perlu dikerjakan, dan ingin kita gapai. Kita ingin di humas pusat pada 2019 memiliki 100.000 follower, sedangkan saat ini ada 12.000 follower di Instagram humas pusat,” tuturnya.

Workshop ini diisi oleh pakar di bidang public relations yaitu Jojo S. Nugroho, Ketua Asosiasi Perusahaan PR Indonesia (APPRI) dan Arya Gumilar, CEO Kayu Api Digital. Acara pun berjalan dengan lancar dan para peserta pun terlihat sangat antusias.