Kabut Asap Sampai di Palembang, MRI Sumsel Buka Dua Posko Kesehatan

Palembang, relawan.id- Kabut Asap akibat pembakaran hutan dan lahan telah masuk ke Kota Palembang. Menyikapi hal itu, Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Wilayah Sumatera Selatan bergerak mengantisipasi berbagai persoalan kesehatan yang terjadi.

“Insya Allah tim sudah siap. Kami membuka dua posko di wilayah Jalan Lintas,” kata Humas MRI Sumatera Selatan, Rendi Jalil kepada relawan.id, Rabu (18/9/2019).

Posko itu nantinya akan membuka layanan kesehatan bagi warga yang terpapar asap.

“Ada edukasi ke warga setempat perihal penanggulangan asap dan juga layanan kesehatan,” jelas Rendi.

Selain itu, tim MRI juga akan membagikan masker ke warga yang beraktifitas di luar ruangan untuk mengurangi efek kesehatan dari kabut asap.

“Langkah daruratnya kami juga membagikan masker ke warga. Semoga bisa membantu,” tutup Rendi.

Kondisi udara di Palembang semakin memburuk akibat kebakaran hutan yang terjadi di berbagai wilayah Sumatera Selatan. 

Berdasarkan situs bmkg.go.id, PM 10 atau kualitas udara di Palembang sempat masuk ke level berbahaya pada pukul 00.00WIB sampai pukul 01.00WIB, Ahad (15/9/2019). Dimana nilai PM 10 menginjak ke angka 395.58 sampai 410.31 mikrogram per meter kubik. 

Pada pukul 02.00 WIB sampai pukul 03.00WIB, PM 10 berada di angka 348.83 hingga 267.64 mikrogram per meter kubik dan turun ke level sangat tidak sehat.

Selanjutnya, PM 10 kembali menurun pada pukul 193.45 mikrogram per meter kubik dan berada di level tidak sehat. Kemudian pada pukul 05.00WIB sampai pukul 10.00WIB PM10 kembali menurun ke level sedang dengan angka 144.61 sampai 56.77 mikrogram per meter kubik.