MRI Malut Berikan Santunan Kepada Korban Kerusuhan Wamena

Tidore, relawan.id – Kerusuhan di Wamena menewaskan sedikitnya 33 orang dan menyebabkan ribuan orang mengungsi ke daerah lain di dekat Wamena.

Maka dari itu, Masyarakat Relawan Indonesia (MRI-ACT) memberikan santunan berupa uang kepada keluarga korban yang meninggal karena kerusuhan yang terjadi di Wamena, salah satunya MRI memberikan kepada keluarga (Alm) Praka Zulkifli A. Karim, anggota TNI Asal Talagamori.

“Prajurit TNI dari Yonif 751/Raider Praka Zulkifli Al Karim, gugur saat bentrok antara massa Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) dengan aparat gabungan di Expo Waena, Kota Jayapura, Papua, pada Senin (23/9/2019),” ungkap Humas MRI Maluku Utara, Hakim Hasan, Kamis (3/10/2019).

“Praka Zulkifli tewas akibat luka bacok dibagian leher pada saat membawa pasukan pengamanan di Jayapura,” tambahnya.

Tim MRI-ACT Maluku Utara langsung berkunjung ke rumah duka pada hari Rabu (2/10) bertempat di Desa Talagamori. Kecamatan Oba, Kota Tidore kepulauan untuk memberikan santunan. Santunan diserahkan oleh Surachman Manan, ketua MRI Maluku Utara kepada kedua orangtua.

Sebelumnya, telah terjadi kerusuhan di Wamena, Provinsi Papua, yang berawal dari unjuk rasa siswa pada Senin (23/9/2019) yang memprotes dugaan perkataan bernada rasial oleh seorang guru. Aksi tersebut berakhir rusuh dan terdapat pihak yang melakukan pembakaran terhadap rumah warga, kantor pemerintah serta fasilitas umum.