Peduli Korban Kerusuhan di Wamena, ACT-MRI Pulangkan Ratusan Pengungsi

Wamena, relawan.id – Aksi Cepat Tanggap (ACT-MRI) siap memulangkan 140 pengungsi yang akan diberangkatkan ke Sumatera Barat dengan menggunakan Express Air sekitar pukul 16.00 WIT.

Pemberangkatan 140 pengungsi ini dilakukan melalui Bandara Sentani, Jayapura. 140 pengungsi dari Wamena ini sebagian besar berasal dari Minang, maka dari itu ACT akan berangkatkan ke Sumatera Barat dengan pesawat Boeing 737-300 Express Air dengan kapasitas 150 penumpang.

ACT-MRI memprioritaskan pengungsi yang rentan, seperti lansia, wanita, ibu hamil dan anak-anak akan diberangkatkan ke kota tujuan luar Papua. “Jadi kami seleksi mana yang lebih prioritas, tidak sekaligus kami berangkatkan,” tuturnya.

Selain memberangkatkan pengungsi ke Sumatera Barat, ACT-MRI juga berencana akan memberangkatkan pengungsi tujuan kota lain di luar Papua. Hanya saja, ACT-MRI belum mendata pengungsi yang siap diberangkatkan.

Oleh karena itu, Head of Marketing and Parthership MRI Pusat, Dicky Irawan meminta para dermawan dan para relawan untuk peduli dan mengajak semua orang untuk membantu, karena masih banyak orang yang tertahan di Papua.

“Mohon doanya dari para relawan dan para dermawan, kondisi disini masih banyak pengungsi yang ingin segera keluar dari tanah Papua, mari sama-sama kita bantu keinginan mereka untuk mencari keamanan, untuk keluarganya, untuk anak-anak, istri dan saudara-saudara yang lain” ujarnya.

Sebelumnya, telah terjadi kerusuhan di Wamena, Provinsi Papua, yang berawal dari unjuk rasa siswa pada Senin (23/9/2019) yang memprotes dugaan perkataan bernada rasial oleh seorang guru. Aksi tersebut berakhir rusuh dan terdapat pihak yang melakukan pembakaran terhadap rumah warga, kantor pemerintah serta fasilitas umum.