Ini Tips Umroh dengan Biaya Minim

Jakarta, relawan.id – Bisa berangkat ke Tanah Suci merupakan impian umat muslim yang ingin menyempurnakan ibadahnya. Walau tanpa mengantri bertahun-tahun dan punya paket yang lebih terjangkau, bagi kebanyakan orang biaya umroh masih cukup memberatkan, apalagi yang gajinya masih UMR.

Untungnya, ada jalan lain menuju Tanah Suci yang dapat menekan biaya, yaitu umroh backpacker. Walau bisa disesuaikan dengan budget, cara ini tak lepas dari berbagai risiko. Biar perjalanan umroh mandiri ini bisa berjalan mulus, ada beberapa cara jitu yang wajib kamu lakukan.

Mengurus Visa dan Paspor

Saudi Arabia memang tidak memberlakukan Visa On Arrival untuk kunjungan apapun, termasuk umroh. Harus diurus terlebih dahulu di Kedutaan Besar Arab Saudi di negara asal sebelum keberangkatan, sayangnya visa ini wajib diurus secara kolektif. Artinya, kamu terpaksa menggunakan biro jasa atau travel yang mengenakan biaya tertentu, sekitar 75-100 USD.

Penginapan

Untuk mengurus visa, salah satu syarat yang diminta adalah menunjukkan bukti pemesanan hotel di Mekkah atau Medinah. Biasanya kalau menggunakan jasa travel umroh, biaya booking hotel ini sepaket dengan pengurusan visa. Tarifnya pun bisa jauh lebih mahal jika jaraknya semakin dekat dengan Masjidil Haram atau Masjid Nabawi.

Solusinya, cari hotel yang jaraknya cukup jauh dan biayanya murah hanya sebagai syarat mendapat visa. Toh, sebagian besar waktumu di Tanah Suci akan dihabiskan untuk beribadah dan hotel hanya digunakan untuk beristirahat sejenak untuk memulihkan stamina. Alternatif lainnya, ada apartemen murah yang disewakan dengan radius 1-2 kilometer dari Masjidil Haram atau Masjid Nabawi. Dibanderol Rp125-250 ribu per malam, kamu bisa berbagi dengan teman atau sesama backpacker.

Tiket Pesawat Murah

Buat yang terbiasa bepergian dengan cara backpacking, mungkin sudah terbiasa berburu tiket pesawat murah, apalagi kini makin mudah dengan adanya maskapai Low Cost Carrier yang membuka rute penerbangan ke Jeddah. Selain itu, bisa juga memilih maskapai penerbangan lainnya yang memadukan beberapa connecting flight, tapi wajib punya pengaturan waktu yang detil agar tidak sampai ketinggalan penerbangan.

Hindari Cuaca Ekstrem

Maksud hati ingin mengirit biaya transportasi, penginapan, hingga konsumsi selama umroh, tapi cuaca di Makkah atau Madinah yang cukup ekstrem bisa bikin kamu gampang sakit. Oleh karena itu, faktor cuaca tidak boleh diremehkan. Sebaiknya, hindari keberangkatan di bulan Juni hingga Agustus yang jadi puncaknya musim panas. Begitu juga November-Februari yang termasuk dalam musim dingin dan bikin suhu udara bisa mencapai 2derajat Celcius.

Usahakan Traveling dengan Teman

Walau traveling ala backpacker identik dengan bepergian sendirian, usahakan untuk menjalani umroh dengan mengajak beberapa teman. Bisa juga bergabung dengan komunitas umroh backpacker, terutama buat yang baru pertama kali menjajalnya. Selain meminimalkan kemungkinan tersesat dan risiko lainnya selama umroh, cara ini juga dapat menekan biaya misalnya transportasi selama di Tanah Suci hingga biaya penginapan yang bisa dibagi.