Pasca Kerusuhan, Kondisi Wamena Sudah Kondusif

Wamena, relawan.id– Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua, mulai menunjukkan kedamaian usai adanya demonstrasi berujung kerusuhan beberapa waktu lalu. Masyarakat tampak kembali beraktivitas, pergi ke tempat bekerja, sekolah, hingga bergotong-royong membersihkan puing-puing sisa perusakan.

Sejumlah orang terus melontarkan harapan, Bumi Cenderawasih kembali harmonis tanpa membedakan satu sama lain. Geliat ekonomi, pendidikan, sampai pemerintahan diyakini segera berjalan normal, tidak ada lagi hambatan ataupun perselisihan.

Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw memastikan kondisi di Wamena tetap kondusif pasca-kerusuhan. “Bupati dan ASN akan memulai aktivitas pemerintahan hari ini, sambil melakukan recovery dan rehabilitas. Semua aktivitas warga harus sudah bergerak,” kata Paulus, Senin (7/10/2019).

Ia mengungkapkan pasar, kios, dan toko-toko sudah mulai buka seperti biasa, termasuk kendaraan yang hilir mudik di jalan raya.

Guna menjamin keamanan tetap kondusif, satu kompi Brimob tambahan dari Kalimantan Timur tiba di Wamena pada Minggu 6 Oktober. “Sementara pengungsi yang bertahan di sejumlah titik sudah mulai berkurang,” ujar Paulus.

Ia melanjutkan, sementara jika masih terlihat pengungsi di Mapolres dan Kodim Jayawijaya, dikarenakan warga masih ragu dan khawatir dengan situasi yang ada.

“Silakan kembali beraktivitas. Kembali ke rumah masing-masing. Kami, aparat keamanan, Brimob, TNI dari Batalion dan Kodam, sudah berada di Wamena. Pengamanan kami berlapis. Warga diharapkan lebih tenang dan kembali beraktivitas seperti semula,” papar Paulus.

Dirinya menambahkan, warga yang mengungsi ke Jayapura atau lokasi lain juga diimbau kembali ke Wamena.

“Silakan hidupkan kembali perekonomian di Wamena, termasuk aktivitas sekolah. Aparat ada di Wamena untuk menjaga warga, termasuk menjaga sekolah,” tutur Paulus.