Lahirkan Relawan Tangguh, MRI Aceh Gelar Volunteer Camp

Aceh, relawan.id – Sebanyak 52 relawan Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) se-Aceh mengikuti kegiatan Volunteer Camp yang digelar selama 3 hari dari 15-17 November 2019 di Gunung Pandang, Tenggulun, Aceh Tamiang.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan relawan MRI agar mampu menguasai berbagai ilmu dan metode tentang kebencanaan, baik bencana sosial maupun bencana kamanusian yang bisa terjadi kapan saja.

Dalam kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Aceh Tamiang Teungku Insyafuddin dan Dandim 0117/Aceh Tamiang, Letkol Inf Deki Rayusyah Putra.

Wakil Bupati Aceh Tamiang Teungku Insyafuddin dalam kata sambutannya dalam upacara pembukaan Volunteer Camp mengingatkan para relawan untuk siap dalam segala kemungkinan.

“Kita harus siap dengan segala kemungkinan yang terjadi di lapangan, tetap kembali ke niat baik, dan tanamkan jiwa kerelawanan yang tinggi dalam diri teman-teman semua,” katanya, Ahad (17/11/2019) .

Humas MRI Aceh, Astri Maulida mengatakan selain meningkatkan kapasitas relawan MRI, kegiatan ini juga dilakukan untuk melahirkan banyak relawan tangguh di seluruh daerah khususnya di Aceh.

“Pelatihan tersebut sebagai upaya kami untuk terus melahirkan generasi tangguh yang tanggap bencana, semoga para relawan yang sudah diberikan bekal pelatihan penanggulangan bencana bisa menerapkannya dalam situasi bila sewaktu-waktu terjadi bencana alam,” ujar Astri

Volunteer Camp merupakan salah satu jenjang pendidikan MRI dari unsur masyarakat umum dan mahasiswa dari berbagai daerah.

Materi yang diberikan dalam pelatihan adalah inspiring session, effective communication game, manajerial kerelawanan, basic rescue, problem solving game, social mapping, penguatan kelembagaan, dan medical first responder.

Astri berharap dari kegiatan pelatihan tersebut dapat mencetak relawan-relawan tangguh yang dapat memberikan dedikasi terbaik dan terus menebar kebaikan untuk sesama. “Kegiatan tersebut akan terus kami lakukan karena tingginya animo para relawan yang ingin ikut pelatihan menjadi relawan tangguh,” katanya.