Jarang Olahraga, Ini Dampak Negatif Bagi Kesehatan

Jakarta, relawan.id – Menikmati udara segar, membuat tubuh lebih bugar, apalagi yang bisa diperoleh dari olahraga? Aktivitas fisik ini memang riskan sekali untuk ditinggalkan. Tubuh perlu bergerak untuk memaksimalkan fungsinya dan olahraga adalah cara mudah yang bisa dilakukan. Baik untuk anak kecil, orang dewasa sampai lansia pun masih memerlukan olahraga untuk menunjang kesehatan.

Untuk itu, penting menyadari bahaya jika tubuh malas bergerak. Dan berikut 5 dampak negatif bagi kesehatan apabila kamu jarang olahraga.

1. Sistem metabolisme tubuh berkurang

Tidak berkeringat akan membuat sistem metabolisme tubuh menurun. Pasalnya, dengan berkeringat akan membantu antibiotik menyebar ke seluruh tubuh. Hal ini sangat membantu mengatasi serangan ancaman dari luar tubuh seperti penyakit menyerang kulit. Dan pada saat ini antibiotik bekerja sebagai penangkal. Apabila kita tidak berkeringat, maka antibiotik tidak bekerja dengan baik.

2. Akan rentan terkena stres

Jarang olahraga ternyata dapat memicu stres. Hal ini terjadi akibat tubuh tidak menghasilkan hormon endorfin yang tugasnya penangkal stres. Tetapi jika hormon endorfin sulit keluar akibat keringat tidak keluar, maka dengan waktu cepat akan terkena stres. Kalau sudah seperti itu, kamu akan sulit serius dalam mengerjakan suatu pekerjaan.

3. Memicu sakit batu ginjal

Berkeringat berfungsi untuk mengeluarkan racun dalam tubuh. Jika racun itu mengendap di tubuh akan memicu sakit batu ginjal. Bahaya sekali jika kamu malas olahraga dan sering berada di ruang AC yang dingin, pasti kemungkinan akan sedikit mengeluarkan keringat.

Jadi, solusinya usahakan olahraga sebelum melakukan berbagai aktivitas. Itu akan sangat membantu kamu agar tidak memicu penyakit batu ginjal.

4. Tekanan darah naik

Malas bergerak sehingga sedikit menghasilkan keringat tentu menambah jumlah natrium dalam tubuh. Hal ini membuat kamu harus usahakan mengeluarkan keringat yaitu dengan cara berolahraga agar, natrium berkurang sehingga tidak memicu darah tinggi. Jika sudah naiknya tekanan darah akan membuat penyakit lainnya menyerang tubuh secara bergantian.

5. Membuat luka sulit sembuh

Luka yang sulit kering tentu membuat lama proses penyembuhan. Situasi ini terjadi akibat tubuh jarang berkeringat. Perlu kamu ketahui, kelenjar keringat ekrin akan aktif jika tubuh sudah berkeringat. Sebab kelenjar ekrin berfungsi mendinginkan tubuh dan sel akan aktif. Sehingga baik untuk menyembuhkan luka.