BNPB Catat 469 Jiwa Mengungsi Akibat Banjir Bandang

Padang, relawan.id – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sekitar 469 jiwa mengungsi akibat banjir bandang di Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat.

“516 KK/2.551 jiwa terdampak, 469 jiwa mengungsi,” kata Plh Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Agus Wibowo, dalam keterangannya, Jumat (13/12/2019).

Data yang diterima, tercatat sebanyak 9 unit rumah hanyut, tiga jembatan roboh, 831 rumah terdampak banjir bandang.

Informasi terakhir yang diterima BNPB, Bowo mengatakan air banjir bandang mulai surut. Pada pukul 17.15 WIB, tinggi muka air 50 cm.

“Air berangsur surut TMA 30-50 cm (Pukul 17.15 WIB)” kata Bowo.

Sebelumnya, satu balita tewas terseret arus sungai saat banjir melanda Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat. Banjir meluas hingga empat kecamatan, Koto Parik Gadang Diateh, Sungai Pagu, Pauh Duo, dan Sangir Batang Hari.

Balita bernama Aldi terseret di Jorong Durian Tigo Capang, Nagari Alam, Pauh Duo. Korban ditemukan warga di jembatan Pakan Selasa.