MRI dan Basarnas Masih Lakukan Emergency Respon di Bogor

Bogor, relawan.id – Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) masih terus melakukan emergency respon bersama Basarnas di Kabupaten Bogor yang terdampak banjir dan longsor yaitu Kecamatan Cigudeg, Kecamatan Jasinga, Kecamatan Sukajaya dan Kecamatan Nanggung.

Aksi yang dilakukan relawan MRI di Bogor yaitu Rescue, membuka dapur umum dan distribusi logistik untuk para terdampak banjir dan longsor. Untuk rescue, relawan MRI dan Basarnas melakukan pencarian tiga korban longsor yang hingga kini belum ditemukan.

Selain rescue, MRI juga membuka dapur umum di Desa Sukaraksa, Kecamatan Cigudeg dan di Desa Benteng, Kecamatan Sukajadi. Tak hanya itu, MRI juga mendistribusikan logistik di beberapa pos pengungsian, yaitu Pos pengungsian Cibentang (50 paket sembako), Pos pengungsian Ciputih Tonggoh (36 paket sembako), Pos pengungsian Gunung Koneng (50 paket sembako), Pos pengungsian Cipayung (100 paket sembako), dan Pos pengungsian Mathlabul Quran (40 paket sembako).

Relawan yang diterjunkan dalam aksi ini yaitu 11 MRI Bogor, 1 relawan lokal, 1 MRI Jakray, 2 MRI Jateng, dan 1 MRI Sulsel.

Salah satu relawan MRI menyebut distribusi logistik masih belum maksimal karena jumlah personil dan data yang tersedia, sementara jangkauan posko aksi ke lokasi masih banyak menemukan medan yang cukup berat.

“Kebutuhan posko saat ini, satu motor trail, gudang logistik, dua meja dan dua kursi, satu laptop, dan ambulance,” ungkapnya.