Selama Januari 2020, Gempa Guncang Jatim Sebanyak 41 Kali

Nganjuk, relawan.id – Selama Januari 2020 telah terjadi gempa bumi sebanyak 41 kali di Jatim dan sekitarnya. Dari 41 kali gempa itu, hanya satu kali yang dirasakan getarannya karena berkedalaman dangkal kurang dari 60 Km.

“Selama periode Januari di wilayah Jawa Timur dan sekitarnya telah terjadi gempa bumi sebanyak 41 kali. Gempa itu hanya satu kali dirasakan getarannya karena kedalaman gempa kurang dari 60 Km, dengan rentang kekuatan Magnitudo 3 hingga 5 SR,” ujar Kepala Stasiun Geofisika Kelas III BMKG Sawahan Nganjuk Mohammad Chudori, Ahad (2/2/2020).

Dari kejadian satu gempabumi yang dirasakan tersebut, kata Chudori, yakni pada tanggal 4 Januari 2020 pukul 05:55:47 WIB dengan kekuatan M 4.7 dengan kedalaman 37 km yang berlokasi 98 km Selatan Malang. Getarannya, lanjut Chudori, dirasakan di Sawahan- Nganjuk, Terpursari-Lumajang, Ponorogo, Trenggalek dalam skala intensitas II MMI serta Karangkates-Malang, Tulungagung, Blitar dalam skala III MMI.

“Yang cukup terasa pada tanggal 4 Januari kekuatan M 4.7 dengan kedalaman 37 km yang berlokasi 98 km Selatan Malang. Semoga tidak akan ada lagi,” ujarnya.

Chudori mengungkapkan untuk klasifikasi gempa bumi di wilayah Jawa Timur dan sekitarnya pada bulan Januari 2020 dikelompokkan menjadi tiga bagian yaitu, gempa bumi berdasarkan jumlah atau frekuensi, magnitudo, dan kedalamannya.

“Berdasarkan frekuensi atau jumlah kejadian gempa bumi terbanyak terjadi pada tanggal 4 Januari 2020 sejumlah 6 kejadian, dengan rentang Kekuatan magnitudo 3-5 SR. Kemudian berdasarkan kekuatan atau magnitudo gempa bumi lebih kecil dari tiga sebanyak 14 kejadian, Gempa bumi dengan Kekuatan atau magnitudo berkisar dari tiga hingga 5 sebanyak 27 kejadian,” paparnya.

Sedangkan berdasarkan kedalaman gempa bumi kurang dari 60 km sebanyak 33 kejadian, gempa bumi dengan kedalaman 60 hingga 300 km sebanyak 8 kejadian. Berdasarkan Kekuatan magnitudonya, gempa bumi di bawah magnitudo 3 sebanyak 14 kali, kekuatan antara 3 hingga 5 sebanyak 27 kali dan tidak ada gempa bumi magnitude lebih besar dari lima.

“Namun tidak ada kejadian gempa bumi dengan kedalaman lebih dari 300 km. Untuk kedalaman gempa bumi kurang dari 60 km sebanyak 33 kali, gempa bumi dengan kedalaman 60 hingga 300 km sebanyak 8 kali,” pungkasnya.