Jarang Diketahui, Ini Dampak Memberikan Smartphone untuk Anak

Jakarta, relawan.id – Tak sedikit orangtua memberikan smartphone kepada buah hatinya untuk mendiamkan mereka, terutama dalam keadaan rewel, karena hal itu sangat efektif.

Namun ternyata hal ini bisa berdampak cukup bahaya terutama pada anak dengan usia tertentu. Dilansir dari NY Post, diketahui bahwa anak usia tiga tahun yang terpaku pada ponsel bakal jadi pemalas yang terpaku pada layar ketika usia lima tahun.

Berdasar hasil penelitian, para anak tersebut bakal bergerak 40 menit lebih sedikit setiap hari ketika mereka mulai masuk SD. Hal ini ketika dibandingkan dengan anak-anak yang tidak terlalu banyak menatap ponsel pada usia lebih muda.

Peneliti menyebut bahwa menurunnya aktivitas fisik ini bisa berdampak pada bertambahnya berat badan serta memburuknya kondisi jantung. Oleh karena itu, peneliti menyarankan agar orang tua mengikuti anjuran WHO yang membatasi penggunaan layar ini hingga satu jam setiap hari.

“Menurunkan waktu menatap layar pada masa anak-anak awal bisa memberikan perilaku lebih sehat serta hasil yang lebih baik di kemudian hari,” terang peneliti Dr. Falk Muller-Riemenschneider.

Hasil temuan ini diperoleh oleh tim dari National University of Singapore terhadap 552 anak. Para orang tua dari anak tersebut diberi pertanyaan seberapa lama anak mereka menghabiskan waktu di depan layar pada usia dua dan tiga tahun.

Selanjutnya, pada usia lima tahun anak-anak ini menggunakan pelacak aktivitas secara berturut-turut selama seminggu. Hal ini dilakukan untuk melihat tingkat tidur, istirahat, serta aktivitas mereka.

Hasilnya, hanya satu dari lima anak yang dibatasi penggunaan ponselnya. Anak yang bermain ponsel tiga jam atau lebih memiliki aktivitas fisik ringan seperti berjalan lebih sedikit 30 menit.

Pada aktivitas fisik berat seperti berlari, jumlah mereka 10 menit lebih sedikit setiap hari. Menurunnya jumlah ini tentu bisa sangat berdampak negatif terhadap pertumbuhan anak-anak ini sehingga peneliti mengingatkan untuk membatasi jumlahnya.