Belum Surut, MRI-ACT Terus Evakuasi Korban Terdampak Banjir

Karawang, relawan.id – Upaya evakuasi terhadap warga terdampak banjir terus dilakukan tim Emergency Respon (ER) Masyarakat Relawan Indonesia (MRI-ACT) di Karawang, mengingat ketinggian di sana mencapai leher orang dewasa, Kamis (27/2/2020).

Koordinator Disaster Emergency Respon (DER-MRI ACT), Kusmayadi menyebut banjir yang masih tinggi di Karawang atau tepanya di Desa Karanglinggar penyebabnya adalah luapan bendungan Citarum, sehingga banjir masih menggenang desa tersebut.

“Titik banjir tidak jauh dari yang kemarin, yakni Dusun Pengasinan, Desa Karanglinggar, Kecamatan Telukjambe Barat. Daerah ini merupakan titik terpara di Karawang, sebab ketinggian air mencapai atap rumah bahkan hampir semua rumah di dusun tersebut terendam. Alhamdulillah semua warga berhasil dievakuasi, saat ini dusun tersebut sudah kosong,” ujarnya.

Sebanyak 15.734 kepala keluarga (KK) atau 47.670 warga Karawang, Jawa Barat terdampak banjir pada Senin lalu (24/2). Adapun wilayah yang tergenang banjir sebanyak 14 kecamatan.

“Kecamatan terdampak yaitu Kecamatan Teluk Jambe Barat, Kutawaluya, Jayakerta, Cilebar, Rengasdengklok, Tegalwaru, Pangkalan, Ciampel, Karawang Timur, Pedes, Karawang Barat, Cikampek, Teluk Jambe dan Cilamaya Wetan,” ujar Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Bencana Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Agus Wibowo, Rabu (26/2/2020).