GHR-ACT Berikan Al-Quran untuk Pengungsi Uighur di Turki

Kayseri, relawan.id – Global Humanity Response (GHR-ACT) memberikan Al-Quran untu pengungsi anak dan diaspora Uighur di Turki menerima. Mereka adalah anak-anak yang tinggal di rumah tahfiz Al-Quran di Kayseri, Turki. Bantuan ini didukung banyak mitra, 400 Al-Quran dibagikan kepada anak-anak yang belajar di madrasah Uighur pada Kamis (26/2) hingga Sabtu (29/2/2020).

Firdaus Guritno dari tim GHR-ACT mengatakan, mushaf Al-Quran yang dimiliki para siswa sudah lusuh dan tidak setiap siswa punya. “Melalui bantuan Al-Quran ini, kita mendukung semangat anak-anak menjadi penghafal Al-Quran,” kata Firdaus.

Program bantuan Al-Quran juga dibarengi dengan bantuan pangan dan musim dingin untuk para diaspora Uighur. Mereka adalah muslim keturunan Uighur yang mencari penghidupan lebih layak di Turki dari daerah asal mereka di China.

Desember 2018, isu represi diaspora Uighur kembali menjadi perhatian dunia. Muslim Uighur dibatasi dalam beragama dan dipaksa mengikuti kamp reedukasi. Konflik bermula ketika sejumlah kebijakan Pemerintah China mengekang tradisi, budaya, dan agama etnis Uighur yang sudah berabad-abad lamanya.

Human Right Watch (HRW) melaporkan, pada Mei 2014, China mengeluarkan program “Kampanye ‘Strike Hard Melawan Terorisme Kejam”. Sejumlah muslim Uighur yang dianggap mempunyai ideologi ekstrem dalam beragama ditahan dan diindoktrinasi otoritas setempat dalam sebuah kamp yang mereka sebut kamp reedukasi.