Tingkatkan Militansi Relawan, MRI Maluku Gelar Volunteer Camp

Ambon, relawan.id – Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Maluku mengadakan kegiatan Volunteer Camp di Negeri Morela, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah, tepatnya di Pantai Liang, Sabtu (29/2/2020).

Kegiatan ini diikuti kurang lebih 20 anggota relawan MRI, kegiatan yang dilaksanakan selama dua hari ini diharapkan dapat mengasah dan meningkatkan militansi relawan MRI, baik dari segi kualitas maupun keterampilan diri lainnya.

Seperti apa yang diutarakan Pak Libert selaku pemateri dari PMI Provinsi Maluku, dia mengatakan di Indonesia khusunya Maluku, sangat membutuhkan kehadiran relawam dalam penanggulangan bencana.

“Bersyukur sekali MRI-ACT hadir membantu pemerintah dan kami dari PMI. Kegiatan ini sangat positif, relawan pun sangat ramah dan terbuka dalam menerima materi dari PMI. Ini adalah awal yang sangat baik untuk kontribusi kedepannya dalam membantu masyarakat,” ungkap Libert.

Tak hanya itu, Libert juga mengapresiasi kepada relawan, terlebih relawan MRI, karena menjadi relawan bukan tugas mudah. Relawan adalah tugas dan panggilan jiwa, tetap semangat untuk melakukan tugas meski tidak diberikan upah, sebab tidak semua pekerjaan dinilai oleh uang.

Tak kalah menarik juga saat peserta mengikuti materi water rescue, peserta dengan semangat luar biasa mempraktikkan materi yang telah di dapat.

“Saat penyelamatan, seorang penyelamat harus tetap fokus dan serius. Keselamatan nyawa korban adalah tujuan utama. Sebagai seorang relawan harus bisa mengerahkan seluruh kemampuannya untuk menolong korban, tentunya dengan pertimbangan dan kesiapan yang matang sebagai dasar dan bekal awal” ujar Pemateri dari Pol Air, Mikini

Relawan yang bergabung sebagai peserta volunteer camp sangat bersyukur dengan diselenggarakan agenda ini. Banyak ilmu yang peserta dapatkan mulai dari teknik penulisan berita oleh Staff Markom ACT, Pertolongan pertama pada gawat darurat (P3GD) oleh PMI, Mountenering oleh Kabid Diklat MRI, serta Water Rescue dari Pol Air.

Salah satu relawan MRI, Ina Fitria berharap dengan materi-materi ini dapat memperkuat dasar-dasar pengetahuan peserta saat turun lapangan dalam tugas kemanusiaan. Peserta pun tertarik selama mengikuti materi yang diberikan, serta dengan sigap ketika materi tersebut dituangkan dalam praktek.