Banjir Bandang Terjang Bondowoso, MRI Bantu Bersihkan Puing dan Lumpur

Bondowoso, relawan.id – Banjir bandang menerjang wilayah Desa Sempol dan Desa Kalisat, Kecamatan Ijen, Kabupaten Bondowoso. Banjir yang terjadi pada Sabtu (14/3/2020) sore ini, terjadi setelah hujan intensitas sedang hingga lebat yang melanda Kabupaten Bondowoso sejak siang hari.

Akibatnya sekitar 106 rumah rusak termasuk fasilitas umum, untuk masyarakat terdampak sekitar 132 KK atau 362 jiwa. Hingga kini Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Bondowoso terus melakukan upaya pasca bencana seperti kerjabakti membersihkan dari puing dan lumpur serta menyelamatkan barang-barang yang masih bisa diselamatkan.

Sementara itu, khusus warga yang menginginkan relokasi, pihak desa telah berupaya membuat pengajuan ke pihak kabupaten, tapi hingga kini masih menunggu koordinasi dari BPBD Provinsi. “Alternatif lain yang diupayakan oleh pihak desa saat ini yakni memindahkan warga di bangunan milik PTP yang tidak digunakan dengan menambahkan sekat-sekat untuk dibagi kebeberapa KK, atau membuat huntara di lokasi lahan milik warga,” ujar relawan MRI Bondowoso, Husen, Senin (16/3/2020).

Sebelumnya, Sekretaris Kecamatan Ijen, Saudia Yourdan, menyampaikan bahwa hujan memang turun dengan lebatnya di daerah atas atau sekitar Gunung Suket. Hujan deras itu terjadi sejak siang tadi.

“Banjir saat ini memang lebih besar. Tapi terbantu adanya bronjong-bronjong di sekitar aliran sungai yang sudah dibuat,” jelas Yordan.

Namun begitu, banjir bandang tersebut tetap berdampak ke perumahan warga. Malah saat ini dampaknya lebih luas dan banyak perumahan warga Sempol yang terdampak. Kendati belum ada laporan adanya korban jiwa.

“Selain Desa Sempol, juga Desa Kalisat. Banjir kali ini memang lebih besar. Kami masih melakukan pendataan di dua desa itu,” tandas Yordan.

Pihaknya saat ini sedang melakukan pendataan dampak banjir tersebut. Pendataan dilakukan pada dua desa, yakni Sempol dan Kalisat.