MRI-ACT Distribusikan Bantuan Pangan untuk RS Persahabatan dan RSPI Sulianti Saroso

Jakarta, relawan.id – Sebanyak 309 orang telah dinyatakan positif Covid-19 di Indonesia, dengan demikian jumlah kasus positif di Indonesia melonjak 83 kasus dari sehari sebelumnya yang tercatat 277. Jumlah kematian akibat pandemi corona ini juga melonjak menjadi 25 orang atau 8 persen dari total pasien yang dirawat.

Sementara itu, tenaga medis kian kewalahan menangani pasien dugaan maupun positif corona. Belum lagi kebutuhan publik akan pangan, suplemen, dan masker kian melonjak.

Merespon hal itu, Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersama Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) memberikan bantuan pangan dengan menggunakan Food Truck ke Rumah Sakit Persahabatan dan RSPI Sulianti Saroso. Food Truck ACT sendiri adalah kendaraan yang memproduksi makanan untuk dibagikan kepada orang yang membutuhkan.

“Untuk kegiatan ACT pada hari ini mengirimkan food truck kendaraan untuk mengolah makanan, kita memberikan makanan untuk para tenaga medis di Rumah Sakit Persahabatan dan RSPI Sulianti Saroso, Jakarta Timur, sebanyak 500 box untuk hari ini,” ujar relawan MRI, Nico Ferrari, Kamis (19/3/2020).

Kegiatan ini akan berlangsung selama 3 hari kedepan, Nico mengaku pihaknya akan standby membantu tenaga medis, keluarga pasien dan lingkungan sekitar dengan memberikan makanan siap saji dengan jumlah 500 sampai 1000 box perharinya. Selain itu, untuk membantu distribusi makanan pihaknya telah menerjunkan relawan dan tim medis.

“Kita berjumlah kurang lebih di atas 12 orang, semoga ini bisa membantu yang berada di Rumah Sakit Persahabatan dan RSPI Sulianti Saroso,” ungkap Nico.

Tak hanya itu, Nico juga menjelaskan sebagai salah satu lembaga yang mengedukasi untuk menghadapi dan mencegah penularan dari Covid-19, pihaknya selalu menyerukan menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) seperti masker, sarung tangan, seragam dan sepatu.

“Setidaknya ketika kita menghadapi masyarakst kita diimbau untuk social distance, akan tetapi kami membentengi diri dengan APD-APD yang sudah menjadi standar di negara kita,” pungkas Nico.