Disinfektan Langka, MRI Aceh Buat Sendiri untuk Masyarakat

Aceh, relawan.id – Penyebaran virus corona atau Covid-19 semakin hari semakin masif, hal itu menjadikan disinfektan semakin langka, sehingga harganya pun terbilang mahal, tapi hal itu tak menyurutkan semangat relawan Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Aceh untuk membuat Disinfektan dengan bahan dasar kaporit dan naoh (soda api), Ahad (22/3/2020).

Humas MRI Aceh, Astri Maulida mengatakan wabah virus corona semakin membuat keadaan dari hari ke hari sulit terprediksi, banyaknya tempat yang harus disemprot cairan disinfektan juga semakin banyak, sementara cairan disinfektan semakin mahal dan langka.

“Teman-teman menginisiasi untuk membuat larutan disinfektan dengan bahan baku kaporit dan naoh, karena harga kedua bahan baku tersebut terbilang lebih murah dan mudah didapatkan. Teman-teman relawan akhirnya bisa memaksimalkan kembali lokasi-lokasi yang perlu penyemprotan,” ungkap Astri.

Untuk pembuatannya, relawan menggunakan 20 liter air untuk melarutkan 520 gram kaporit bubuk dan 520 gram naoh, larutan yang sudah bercampur cukup didiamkan selama beberapa jam untuk kemudian siap digunakan.

“Nantinya disinfektan ini akan kita gunakan untuk keperluan masyarakat umum, sehingga akan lebih bermanfaat, khususnya tempat-tempat umum yang sering digunakan,” tuturnya

Wabah virus corona atau Covid-19 kini sudah menyebar ke beberapa wilayah di tanah air. Total kasus positif corona di Indonesia sampai hari ini, Senin (23/3/2020) sudah ada 514 orang. Lantas bagaimana cara penyebaran virus corona?

Menurut World Health Organization (WHO), COVID-19 menular melalui orang yang telah terinfeksi virus corona. Penyakit dapat dengan mudah menyebar melalui tetesan kecil dari hidung atau mulut ketika seseorang yang terinfeksi virus ini bersin atau batuk.

Tetesan itu kemudian mendarat di sebuah benda atau permukaan yang lalu disentuh dan orang sehat tersebut menyentuh mata, hidung atau mulut mereka. Cara penyebaran Virus corona ketika tetesan kecil itu dihirup oleh seseorang ketika berdekatan dengan yang terinfeksi corona.