Cegah Penyebaran Covid-19, Ini Tips Aman Belanja di Pusat Perbelanjaan

Jakarta, relawan.id – Mencegah bertambahnya kasus Virus Corona di Tanah Air, masyarakat Indonesia diminta tidak panik dan terus menjaga kebersihan tubuh. Meskipun diam di rumah menjadi hal yang tepat dalam melakukan pencegahan, tetap saja ada beberapa kegiatan sehari-hari di luar rumah yang tidak dapat dilewatkan seperi pergi ke supermarket untuk berbelanja kebutuhan sehari-hari.

Jika Anda adalah salah satu orang tersebut, perlu diperhatikan beberapa hal sebelum berbelanja agar tetap sehat dan aman. Melansir dari situs New York Times, dokter Swartzberg dan pakar keamanan pangan Jeff Nelken pun menjabarkan tiga diantaranya.

Hindari banyak menyentuh bahan makanan dan bersihkan sesampainya di rumah

Menurut survei, Nelken menjelaskan bahwa suatu produk yang dibeli umumnya sudah tersentuh oleh sepuluh tangan. Sedangkan kita tahu sumber penyakit Covid-19 itu berasal dari sentuhan.

Sebagai bentuk pencegahan, Swartzberg mengimbau agar Anda menghindari banyak menyentuh barang supaya penularan penyakit tidak terjadi. Ia mengatakan bahwa sebaiknya langsung mengambil makanan yang memang dibutuhkan dan sesampainya di rumah, langsung cuci dengan disinfektan agar kuman mati.

Membersihkan tangan dengan hand sanitizer dan sabun cuci tangan sebelum dan sudah berbelanja

Untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona, kita harus menerapkan pola hidup bersih. Ini bisa dilakukan dengan rajin mencuci tangan atau menggunakan hand sanitizer. Kapan waktu tepat memakainya?

Swartzberg mengimbau mencuci tangan sebelum ke luar rumah. Kemudian setelah menyentuh banyak barang di supermarket, jangan lupa gunakan hand sanitizer. Sesampainya di rumah, langsung cuci tangan kembali dan mandi jika dibutuhkan. “Karena mikroorganisme bisa menempel di tubuh Anda juga selama berada di ruangan terbuka,” katanya.

Menjauh dari kerumunan orang

Saat berbelanja di supermarket, tak jarang kita bertemu dengan banyak orang dengan kebutuhan serupa. Namun perlu diingat bahwa menjaga jarak tetap penting untuk dilakukan karena penyebaran virus corona adalah lewat droplets atau percikan air liur. Untuk menjaga tubuh, Swartzberg mengatakan bahwa ada baiknya jika Anda membuat jarak sejauh 1,82 meter dari masing-masing orang yang ditemui.