Tips Hindari Stres Saat Karantina Sendirian

Jakarta, relawan.id – Negara-negara di dunia bekerja keras menekan penyebaran wabah virus corona. Beberapa negara menerapkan lockdown atau mengunci perbatasan. Sebagian lain mewajibkan karantina atau isolasi mandiri di dalam rumah, seperti Indonesia.

Di Indonesia, sejauh ini sudah hampir dua pekan kebijakan yang mengarahkan masyarakat untuk “bekerja dari rumah” atau “belajar di rumah” dilaksanakan.

Mengingat pandemi corona belum mereda dan penularan masih terjadi, masa isolasi diri di rumah kemungkinan besar masih akan berlangsung lama.

Bagi mereka yang tinggal bersama keluarga, bertahan di rumah dalam waktu yang lama mungkin bukan suatu masalah. Sebab, mereka masih bisa berinteraksi dengan anggota keluarga yang lain saat menjalani isolasi.

Namun, bagaimana dengan mereka yang tinggal di rumah sendirian? Selain melakukan telepon interaktif, kegiatan selama karantina dengan kondisi sendirian tak banyak yang bisa dilakukan.

Oleh sebab itu, menjalani isolasi diri di dalam rumah sendirian sebenarnya rentan memicu stres dan memicu gangguan mental.

Untuk mencegah dampak buruk terhadap kondisi mental tersebut, berikut tips untuk mereka yang menjalani karantina di dalam rumah sendirian, dirangkum dari berbagai sumber.

1. Tetap berkegiatan seperti hari-hari biasa

Teknologi dapat mengingatkan jadwal aktivitas harian. Mengaktifkan alarm adalah salah satu solusi ketika Anda mulai tak bersemangat.

Pada hari-hari memulai isolasi diri, Anda biasanya akan bermalas-malasan di tempat tidur, bekerja dengan tidak mandi dan bahkan hanya mengenakan pakaian seadanya. Tapi, ternyata aktivitas itu akan cepat memicu rasa bosan.

Maka tetaplah bangun tepat waktu, mandi dan berpakaian setiap pagi sama seperti yang Anda lakukan ketika hendak menuju ke kantor. Persiapkan diri anda secara disiplin untuk mengerjakan semua pekerjaan sehari-hari.

Selain itu, sebagaimana dilansir laman Cnet, jangan biasakan untuk bekerja di sofa atau tempat tidur. Pisahkan ruang kerja dan tempat bersantai. Hal ini akan membantu Anda mengatur waktu dengan lebih baik.

2. Jalani hobi atau lakukan hal-hal yang baru

Jika Anda menyukai game, lakukan itu setiap kali Anda istirahat kerja di masa karantina. Saat ini sudah banyak game online yang bisa dimainkan secara terkoneksi dengan teman-teman.

Anda juga bisa menjajal kegiatan baru seperti fotografi, mengambil kelas online hingga belajar memasak dan menulis. Hal-hal baru ini akan mudah mengusir kebosanan.

3. Terhubung secara digital tanpa berlebihan

Mereka yang hidup sendirian, umumnya koneksi sosial utama yang dijalani melalui digital. Tetapi, beraktivitas dengan smartphone setiap saat merupakan hal yang berlebihan. Oleh sebab itu, saat menjalani karantina, perlu untuk beraktivitas bersama gadget secara efektif.

Masa karantina adalah waktu tepat untuk berkomunikasi lagi dengan teman lama atau keluarga di luar kota. Tetapi jangan menelepon semua orang secara bergantian. Jadwalkan panggilan Anda dengan rentang beberapa hari atau minggu.

Agar waktu komunikasi efektif, Anda bisa melakukan video call bersama teman-teman, saudara atau keluarga sekedar berbagi lelucon atau berdiskusi. Anda bisa menggunakan FaceTime, Zoom atau Google Hangouts.

4. Tetap aktif dengan olahraga di rumah

Anda harus menemukan cara untuk tetap aktif berolahraga, karena itu adalah hal yang penting, baik untuk kesehatan fisik maupun mental. Misalnya, dengan melakukan latihan kardio online.

Dilansir Insider, beberapa olahraga yang baik untuk dilakukan selama menjalani masa karantina di rumah adalah jumping jacks, squat, sit-up, dan push up. Olahraga ini adalah membuat darah Anda bersirkulasi dan meningkatkan energi pada tubuh.