Satgas Covid-19 ACT-MRI Sumsel Semprotkan Disinfektan di 50 Titik

Sumsel, relawan.id – ACT bersama Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Sumatera Selatan terus berupaya mencegah penyebaran Covid-19. Selama 14 hari, Satgas Covid-19 ACT-MRI Sumatera Selatan melakukan penyemprotan disinfektan di sejumlah kota/kabupaten, yaitu Palembang, Baturaja, Banyuasin, Lahat, dan Pagar Alam.

Ketua Satgas Covid-19 ACT-MRI Sumsel Aris Lazuardi mengatakan, sebanyak 50 titik fasilitas umum telah disterilisasi selama dua pekan tersebut. Fasilitas umum tersebut antara lain masjid, sekolah, halte bus, transmusi, hingga ruang perkantoran.

“Penyemprotan disinfektan ini telah kita lakukan sejak 18 Maret 2020. Aksi ini menjadi salah satu gerakan bersama yang kami inisiasi untuk mencegah penyebaran corona,” ungkap Aris, Rabu (1/4/2020).

Seluruh relawan yang melakukan aksi sterilisasi dibekali dengan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap serta ilmu tata cara penyemprotan disinfektan yang sesuai dengan peraturan Dinas Kesehatan. Setiap hari para relawan dijadwalkan melakukan sterilisasi sebanyak 2 hingga 3 tempat.

Personel Satgas Covid-19 ACT Sumsel, Uke Restu, mengatakan, pencegahan wabah corona merupakan tugas seluruh masyarakat, bukan hanya tim medis maupun pemerintah.

“Wabah Covid-19 yang saat ini sedang kita hadapi merupakan tugas kita semua. Jadi aksi yang kami lakukan ini adalah sebagai bentuk kepedulian kami sekaligus untuk mengajak semua masyarakat bersama-sama lawan corona,” kata Uke.

Selain penyemprotan disinfektan, ACT-MRI Sumsel menyalurkan bantuan kepada tim medis di beberapa rumah sakit di Kota Palembang. Dukungan serupa juga diberikan kepada pekerja harian yang ekonominya terkena imbas pandemi Covid-19.

“Alhamdulillah bantuan juga diberikan untuk saudara-saudara kita, pekerja harian yang ekonominya terdampak pandemi ini, melalui Operasi Pangan Gratis. Saat ini, kian banyak warga yang terkena dampak Covid-19 secara ekonomi. Oleh karena itu, dibutuhkan kolaborasi besar untuk membantu dan menguatkan saudara sebangsa yang kini sangat membutuhkan uluran tangan kita,” imbuh Marketing ACT Sumsel, Diwadia.