MRI-ACT Batu Distribusikan Operasi Pangan Gratis

Batu, relawan.id – Berbagai langkah dilakukan sejumlah pemerintah kota dan kabupaten di Indonesia untuk menekan penyebaran wabah corona. Salah satunya dengan mengimbau pembatasan aktivitas di luar rumah atau berkerumun di area publik.

Seperti dua sisi mata uang, upaya ini menimbulkan dua dampak signifikan. Di satu sisi, anjuran tersebut mampu mencegah penularan Covid-19 yang sangat cepat. Di sisi lain, kondisi ini membuat pekerja harian mengalami penurunan pendapatan. Hal inilah yang dirasakan oleh masyarakat Kota Batu.

Berdasarkan asesmen dari relawan MRI-ACT Malang yang ada di Kota Batu, hampir sebulan sejumlah warga mengalami penurunan pendapatan. “Saya penjual mainan di sekolah, karena sekolah tutup saya tidak berjualan lagi,” kata Kholifah, warga Desa Oro-Oro Ombo.

Selain Kholifah, pekerja harian lainnya juga merasakan hal yang sama. “Saya sudah tidak berjualan hampir satu bulan karena tidak boleh berjualan dulu, bergantung sama menantu dulu,” tambah Endang, penjual gado-gado.

Untuk pekerja harian di Kota Batu yang terdampak secara ekonomi, MRI-ACT Malang menghadirkan Operasi Pangan Gratis, Rabu (1/4/2020). Operasi ini menyasar pedagang yang sudah tidak berjualan lagi karena wabah corona. Utamanya para janda yang menjadi tulang punggung hidup keluarganya serta masyarakat prasejahtera.

“Operasi Pangan Gratis menjangkau empat desa di Kecamatan Batu. Ada Desa Oro-Oro Ombo, Desa Sisir, Desa Pesanggrahan, dan Desa Bumiaji. Bantuan yang diberikan yakni minyak goreng, gula, beras, dan kebutuhan lainnya,” jelas Setiawan selaku Ketua MRI-ACT Kota Batu.

Operasi Pangan Gratis di Kota Batu merupakan kolaborasi bersama Universitas Negeri Malang. Bantuan pangan untuk masyarakat prasejahtera ini akan terus didistribusikan hingga wabah corona berakhir.

Sebelumnya, kolaborasi ACT dan Universitas Negeri Malang (UM) juga telah terjalin. Berbagai aksi kemanusiaan telah digelar atas kolaborasi ini. Diki Taufik Sidiq, Kepala Cabang ACT Malang, berharap kolaborasi ACT dengan UM akan terus berlangsung untuk maslahat yang lebih besar.