Sampai Kapan Covid-19 Selesai? Ini Jawaban FKM UI

Jakarta, relawan.id – Virus Corona masih menjadi masalah besar di Indonesia. Jumlah orang yang terkena virus ini selalu meningkat setiap harinya. Hingga Senin (6/4/2020), terdapat 2.491 kasus positif corona di seluruh Tanah Air, di mana 192 di antaranya telah sembuh dan 209 lainnya meninggal dunia.

Untuk mencegah terjadinya penularan semakin masif, beberapa pejabat daerah mengimbau agar masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan, salah satunya dengan meliburkan sekolah dan memberlakukan kerja dari rumah atau Work From Home (WFH) bagi beberapa instansi pemerintahan.

Di tengah kemelut pandemi Covid-19, menjadi hal yang wajar bagi kita untuk mempertanyakan kapan pandemi corona akan berakhir. Pandemi corona memengaruhi banyak aspek dalam kehidupan dan menimbulkan ketakutan di masyarakat.

Oleh karena itu, Staf Fakultas Ilmu Kesehatan Masyarakat UI, dr. Pandu Riono, MPH, PH.D. menyebut pandemi corona ini akan berakhir tergantung pemerintah, jika pemerintah ingin mengakhiri pandemi ini berarti langkah yang harus dilakukan adalah segera melakukan deklarasi kedaruratan kesehatan masyarakat.

“Oleh karena itu, kita mengharapkan pembatasan sosial segera dilakukan, mengingat hingga hari ini belum ada kejelasan, walaupun beberapa inisiatif secara seporadis sudah dilakukan oleh pemda tapi ini kan deklarasi yang menurut Undang-Undang Karantina, itu perlu presiden yang deklarasi,” ungkap Pandu dalam sesi live bersama kumparan, Senin (6/4/2020.

Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang akan dilakukan pemerintah, kata Pandu sifatnya sudah nasional, sehingga gubernur atau pemda tidak perlu meminta izin terkait PSBB, selain itu, pihaknya sudah mendorong pembda supaya melakukan PSBB. Dia juga menyebut jika penduduk sudah terinfeksi artinya sudah mulai terbentuk imunitasi ditingkat populasi, saat itulah penularan sudah mulai melambat sehingga akhirnya laporan kasus sudah mulai landau dan akhirnya akan menurun.

“Ya memang tergantung intensitas intervensi kita, itu yang menjadi sulit kapan sebenarnya akan berakhir pandemi ini. Orang Indonesia itu beresiko tinggi terkena virus, oleh karena itu segera lakukan PSBB dan sangat massif, selain itu  penggunaan masker juga sangat penting jika akan melakukan aktivitas keluar rumah, sehingga hal itu bisa membantu agar virus ini berakhir,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Pusat Pemodelan Matematika dan Simulasi ITB, Dr Nuning Nuraini, mengatakan akhir dari pandemi corona ini, pihaknya tidak bisa memastikan kapan akan selesai, tapi kalau dari perhitungan yang diteliti sekitar 6-7 bulan.

“Kalau dari perhitungan kami, supresi itu dilakukan durasi panjangnya sampai turunnya, itu 6 sampai 7 bulan supresi, kalau PSBB masih tidak ada kejelasan atau masyarakat masih boleh berkeliaran lebih dari 70 persen, itu bisa lama, bisa 7 sampai 10 tahun berdasarkan asumsi perhitungan kami,” jelasnya.