Virus Corona Tak Ditularkan Melalui Makanan

Jakarta, relawan.id – Virus corona dapat bertahan selama berjam-jam dan bahkan berhari-hari di beberapa permukaan. Dengan kondisi itu, apakah harus ada tindakan ekstra saat mencuci buah dan sayuran, seperti menggunakan sabun, untuk mencegah penularan.

Namun para ahli berpendapat, saat ini tidak ada bukti penyakit ini dapat ditularkan melalui makanan. Oleh karena itu, mencuci buah dan sayuran dengan sabun tidak diperlukan.

“Sejauh ini, tidak ada bukti penularan penyakit melalui makanan. Namun, orang yang memegang buah dan sayuran harus menjaga kebersihan tangan sebagai tindakan pencegahan,” kata staf rekanan dokter penyakit menular di Klinik Cleveland Abu Dhabi, Dr Maher Balkis, dilansir dari Alarabiya, Selasa (8/4/2020).

Balkis menambahkan, penting untuk selalu mencuci buah dan sayuran untuk melindungi dari berbagai penyakit yang ditularkan melalui makanan, seperti bakteri E.coli, salmonella, atau listeria.

“Sebelum mencuci sayuran, penting untuk mencuci tangan dengan benar dengan air hangat dan sabun untuk mencegah transfer kontaminan ke sayuran,” jelasnya.

Bahkan jika produk akan dikupas, itu harus dibilas untuk mencegah bakteri menyebar dari kulit ke buah dalam. Sikat dapat digunakan untuk produk dengan kulit yang lebih keras, seperti melon atau mentimun.

“Anda tidak perlu menggunakan sabun, cukup gosok produk dengan lembut di bawah air mengalir, meskipun aman untuk melakukannya dengan asumsi bahwa Anda mencuci dengan benar,” kata Balkis.

Setelah buah dan sayuran dicuci dengan benar, keringkan dengan tisu dapur untuk menghilangkan kontaminan yang tersisa. Dalam hal sayuran berdaun seperti selada atau kubis, angkat daun terluar.

“Sanitasi semua meja, talenan dan peralatan sebelum dan sesudah menyiapkan makanan. Ini bisa dilakukan dengan menggunakan air dan sabun atau disinfektan berbahan alkohol,” pungkasnya.