Selama PSBB Jangan Tidur Terus, Berbahaya!

Jakarta, relawan.id – Pemerintah DKI Jakarta telah menetapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk mencegah penularan virus corona atau Covid-19. Oleh karena itu, sekolahan hingga kegiatan perkuliahan pun diliburkan.

Banyak perkantoran pun diminta Work From Home (WFH) demi memutus mata rantai penyebaran virus corona. Tapi, di rumah seharian bukan berarti Anda bisa menghabiskannya dengan tidur saja.

Memang, tidur adalah kebutuhan semua orang. Tidur dibutuhkan untuk mengistirahatkan seluruh anggota tubuh setelah seharian beraktivitas. Namun, jika tidur secara berlebihan juga akan memberikan berbagai dampak buruk bagi kesehatan.

Melansir dari Nestmaven, tidur secara berlebihan akan berdampak buruk bagi kesehatan, berikut penjelasannya:

Sakit kepala

Tidur berlebih dapat menyebabkan sakit kepala dan migrain. Ini sebabkan oleh gangguan pada neurotransmitter seperti serotonin. Terlalu lama tidur pada siang hari dapat membuat Anda sulit tidur pada malamnya, yang pada akhirnya menyebabkan sakit kepala pada pagi hari.

Nyeri pinggang

Selain menyebabkan sakit kepala terlalu lama tidur juga dapat menyebabkan nyeri pinggang. Karena posisi tidur yang kurang ideal selama berjam-jam membuat otot kaku dan meningkatkan nyeri pada pinggang.

Obesitas

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa tidur yang baik seharusnya 7-8 jam setiap malam. Namun, jika seseorang tidur hingga 10 jam bahkan lebih dapat menyebabkan kenaikan berat badan 21% lebih cepat dari pada mereka yang mendapatkan tidur normal.

Penyakit jantung dan diabetes

Sebuah penelitian juga telah menunjukkan bahwa tidur selama 9-11 jam setiap malam dapat meningkatakan risiko terkena penyakit jantung sebesar 28% dari pada mereka yang tidur normal. Selain itu tidur berlebih dapat meningkatkan risiko kematian akibat komplikasi jantung sebesar 34%.

Tidak hanya itu banyak tidur dapat meningkatkan kadar gula darah. Yang pada akhirnya terjadi penambahan berat badan, dan hal tersebut membuat Anda berisiko terkena Diabetes.

Penuaan dini

Tidur yang sangat lama juga dapat menyebabkan otak Anda menua lebih cepat. Apalagi pada orang dewasa penuaan dini terjadi 2 tahun lebih cepat dari pada seharusnya. Hal ini menyebabkan berkurangnya konsentrasi, daya ingat dan meningkatkan risiko Anda terkena gangguan degeneratif mental.