MRI-ACT Dharmasraya Berikan Bantuan Berupa APD

Dharmasraya, relawan.id– Masyarakat Relawan Indonesia (MRI-ACT) Kabupaten Dharmasraya ikut prihatin dengan kondisi pandemi Covid-19. Oleh karena itu, organisasi ini memberikan bantuan berupa Alat Pelindung Diri (APD) dan Masker untuk Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sungai Dareh, 5 unit Puskesmas dan 1 Posko Penanganan Covid 19.

Puskesmas tersebut adalah, Puskesmas Sitiung 1, Puskesmas Padang Laweh, Puskesmas Tiumang, Puskesmas Sungai Rumbai, Puskesmas Koto Besar, dan Posko penangan covid 19, di Perbatasan Dharmasraya, Jambi.

”Dalam kegiatan ini, MRI Dharmasraya menyerahkan berupa 50 APD dan 3 kotak masker medis. Sasaran bantuan ini adalah pihak RSUD Sungai Dareh, 5 unit Puskesmas di wilayah Dharmasraya, dan 1 Posko Penanganan Covid 19 di wilayah perbatasan Dharmasraya, Jambi,” ungkap Gunawan relawan MRI,  Ahad (26/4/2020).

Lanjut Gunawan, kegiatan ini adalah bukti nyata MRI-ACT Dharmasraya dalam membantu dan mensuport tim medis dalam penanganan Covid-19. 

“Diharapkan bantuan ini memberikan semangat baru bagi tim medis selaku garda terdepan melawan Covid 19.Semoga mereka selalu sehat, dan wabah ini cepat berlalu,” tuturnya.

Sementara itu, Tim Satgas Covid 19 RSUD Sungai Dareh, dr. Lala menyebutkan, RSUD masih kekurangan APD, terutama masker, dan diharapkan ada pihak- pihak lain yang peduli dengan kondisi ini.

“Sebelumnya, juga ada beberapa pihak yang menyalurkan bantuan, namun kita masih membutuhkan tambahan,” terangnya.

Menurut, dr.Lala, hingga saat ini masih banyak masyarakat yang ketakutan, dan berbohong tentang riwayat perjalanan mereka. Sehingga pihak RSUD kewalahan dengan itu.

Kemudian untuk ruang isolasi, masih memakai ruangan direktur RS. Ruang isolasi yang baru masih dalam proses pembuatan, persis disebelah ruangan direktur, tinggal menunggu beberapa peralatan agar ruang tersebut setidaknya sesuai SOP ruang isolasi.

” Permasalahan lain, perawat ataupun mereka yang bekerja di ruang isolasi mulai dijauhi oleh masyarakat di lingkungan mereka. Pemkab Dharmasraya juga agak kewalahan dalam menangani hal ini,” terang dr. Lala.

Ia berharap, tenaga medis, masyarakat, relawan ataupun pemerintahan sama- sama bersinergi dan bahu membahu mengatasi wabah Covid 19 ini.