Keutamaan Memberi Makan Ifthar

Jakarta, relawan.id – Sebuah amalan yang amat bernilai di bulan Ramadhan adalah memberi makan ifthar (berbuka). Ini adalah sunah Nabi SAW yang mulia, yaitu berbagi makanan kepada orang yang berpuasa seharian menahan lapar dan haus karena Allah Ta’ala. Bagi mereka yang melakukannya, maka mereka akan mendapatkan keutamaan (fadhail) sebagai berikut:

Keutamaan Memberi Makan Ifhtar

  • Mendapat pahala puasa orang yang berbuka
  • Diberi makanan surge
  • Istana indah di surga
  • Mendapatkan doa dari mereka yang berbuka

1 . Mendapat Pahala Puasa Orang yang Berbuka

Rasulullah SAW bersabda: “Siapa memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikit pun juga.” (HR. Tirmidzi, Ibnu Majah dan Ahmad)

Hadits ini adalah anjuran dari Nabi SAW untuk memberi makan ifthar kepada sesama, sebuah amalan cerdas bagi mereka yang merenungkan dan mengamalkannya. Hanya dengan memberi makan ifthar kepada mereka yang shaum, kita bisa meraih pahala shaum Ramadhan lebih dari sekedar tiga puluh hari.

Apa saja yang bisa diberikan sebagai makanan ifthar untuk orang lain? Minimal air dan kurma. Lebih dari itu, tentu amat baik.

2. Diberi Makanan Surga

Dari Abu Said Al Khudri ra, Nabi SAW bersabda: “Muslim manapun yang memberi pakaian muslim lain yang tidak memiliki pakaian, niscaya Allah akan memberinya pakaian dari hijaunya surga. Muslim mana saja yang memberi makan muslim lainnya yang kelaparan, niscaya Allah akan memberinya makanan dari buah-buahan di surga. Lalu muslim mana saja yang memberi minum orang yang kehausan, niscaya Allah akan memberinya minuman Ar Rahiq Al Makhtum (khamr yang dilak).” (HR. Abu Daud dan Tirmidzi)

Jika kita memberi makan kepada muslim yang lapar, maka kelak kita akan diberi makan oleh Allah Ta’ala dari buah surga. Maka jika kita ingin mendapatkan makanan surga, berbagilah makanan ifthar kepada mereka yang shaum menahan lapar belasan jam.

3. Istana Indah di Surga

Suka berbagi makanan terhadap sesama apalagi kepada kaum muslimin yang sedang ibadah shaum akan membuat kita mendapat  ganjaran seperti yang disabdakan Nabi SAW dalam hadits berikut:

Dari Ali ra berkata, Nabi SAW bersabda “Sesungguhnya di surga terdapat kamar-kamar yang mana bagian luarnya terlihat dari bagian dalam dan bagian dalamnya terlihat dari bagian luarnya. ‘Seorang badui berdiri sambil berkata , ‘Untuk siapakah kamar-kamar itu ya Rasulullah? ‘Nabi SAW menjawab, ‘Untuk orang yang berkata benar, yang suka memberi makan, dan yang senantiasa berpuasa dan shalat pada malam hari di waktu manusia pada tidur.” (HR. Tirmidzi)

Ganjaran istana dengan kamar-kamar yang indah di surga bisa didapat dengan melakukan empat hal yang tercantum dalam hadits di atas, dan salah satunya adalah gemar berbagi makanan.

4. Mendapat Doa dari Mereka yang Berbuka

Salah satu keuntungan memberi makan ifthar adalah mendapat doa dari mereka yang berpuasa. Dan sebagaimana sabda Nabi SAW, bahwa doa mereka yang berbuka amat mustajab, yaitu tidak mungkin tertolak. Nabi SAW pernah bersabda:

“Ada tiga orang yang doanya tidak ditolak: (1) Pemimpin yang adil, (2) Orang yang berpuasa ketika dia berbuka, (3) Doa orang yang terzalimi.” (HR. Tirmidzi, Ibnu Majah dan Ibnu Hibban)

Maka bagi mereka yang memiliki hajat, silakan menempuh jalan ini (berbagi makan ifthar kepada muslimin). Boleh meminta doa dari mereka secara langsung atau tersirat, sebab doa mereka yang berbuka amat mustajab.

Disarikan dari buku 30 Amalan Dahsyat Menangkan Ramadhan yang ditulis Ustadz Bobby Herwibowo Lc