MRI-ACT Maluku Bagikan Takjil untuk Pekerja Harian di Ambon

Ambon, relawan.id – Masyarakat Relawan Indonesia (MRI-ACT) Maluku berbagi ratusan takjil untuk pekerja informal di Kota Ambon, Senin (27/4/2020). Sajian takjil ini menemani momen berbuka puasa pekerja harian yang masih berjuang mencari nafkah di luar rumah saat pandemi ini.

Pembagian takjil di Kota Ambon berlangsung sejak Jumat (24/4) lalu. Sejumlah dermawan berkolaborasi untuk menyediakan takjil gratis untuk pekerja informal, seperti penarik becak, sopir angkot, pedagang keliling, dan pemulung.

Muhammad Syamsudin Mahu dari Tim Program ACT-MRI Maluku mengatakan, pembagian takjil selama Ramadan ini merupakan bagian dari Operasi Pangan Gratis. Ramadan yang hadir di masa pandemi seperti sekarang membuat kondisi warga prasejahtera, utamanya pekerja harian, kian terbatas. Pemenuhan pangan sehari-hari pun menjadi semakin sulit.

“Kami menamakannya Operasi Takjil Gratis, program berbagi pangan di bulan Ramadan. Berbagi pangan di bulan Ramadan adalah salah satu bentuk kedermawanan. Apalagi banyak saudara-saudara kita yang sangat membutuhkan atau ekonominya terhimpit akibat pandemi Covid-19. Oleh karena itu, dengan semangat “Ramadan, Surganya Dermawan”, kami mengajak masyarakat Indonesia untuk saling menguatkan dan berbagi untuk mereka yang membutuhkan pada Ramadan ini,” terang Syamsudin.

Pembagian takjil gratis akan terus berlangsung selama Ramadan. Program ini tidak hanya menyasar pekerja harian, namun juga para santri di sejumlah pesantren. “Insyaallah ke depannya kami menargetkan berbagi 1.000 takjil gratis untuk para santri,” imbuh Syamsudin.

Lafana, penarik becak, bersyukur dengan program berbagi takjil selama Ramadan ini. Ia mengungkapkan, selama pandemi ia bertahan hidup dengan mengandalkan pemberian bantuan karena pendapatannya terus menurun. ”Terima kasih ACT dan MRI Maluku telah memberikan takjil, sangat membantu kami sebagai penarik becak, dengan pemberian makan takjil gratis ini,” tutur Lafana.