Makan Berlebih Saat Buka Puasa Bisa Hambat Ibadah

Jakarta, relawan.id – Ketika waktu buka puasa tiba, banyak orang yang ‘balas dendam‘ dengan makan dalam jumlah besar secara langsung. Hal ini kemudian menyebabkan masalah yang membuat mereka kekenyangan dan sulit untuk melaksanakan shalat Maghrib tepat waktu.

Belum lagi setelah shalat Maghrib akan makan makanan besar, perut yang belum sempat diistirahatkan itu lagi-lagi terisi penuh. Alhasil, begitu masuk waktu Isya, mereka jadi sulit bergerak.

Certified Trainer dan NLP Licensed Practitioner, Dinda Utami, menjelaskan bahwa pada saat berpuasa, sistem pencernaan kita ibaratnya sedang diistirahatkan selama kurang lebih 12 jam.

Sehingga, apabila di saat buka puasa langsung ‘digeber’ dengan porsi makanan yang besar, sama saja dengan memaksa sistem pencernaan untuk bekerja keras secara tiba-tiba.

“Ini dikhawatirkan bisa menimbulkan gangguan pencernaan,” kata Dinda Utami.

Dinda, mengingatkan, buka puasa adalah momentum untuk mengembalikan energi yang menurun secara perlahan-lahan, bukan untuk memaksa tubuh bekerja keras lantaran diisi makanan hingga kenyang.

“Pada saat porsi buka puasa terjaga, ibadah shalat Maghrib juga menjadi lebih nyaman dibandingkan kita solat dengan kondisi kekenyangan,” tandas Dinda.