Berat Badan Naik Saat Puasa? Ini Penyebabnya

Jakarta, relawan.id – Momen puasa sering dimanfaatkan sebagian orang untuk menurunkan berat badan. Perubahan pola makan memang menjadi satu hal yang berubah selama puasa. Jika normalnya manusia makan tiga kali dalam satu hari, saat puasa biasanya berkurang hanya menjadi dua kali, yaitu saat sahur dan berbuka puasa.

Sayangnya, tidak semua orang yang bisa memanfaatkan momen tersebut untuk mendapat berat badan ideal. Bahkan, pada beberapa kondisi puasa malah menyebabkan berat badan bertambah.

Masalah tersebut muncul karena ada sejumlah kesalahan yang mungkin kita lakukan selama berpuasa. Simak berikut ini agar kamu bisa menghindarinya.

1 . Fokus pada makanan saat berpuasa

Godaan terbesar saat berpuasa adalah hawa nafsu, termasuk nafsu makan. Di siang hari, kita selalu sibuk memikirkan makanan apa yang ingin dimakan saat berbuka nanti. Rasanya, semua jenis makanan ingin dilahap. Mulai dari nasi goreng, bakso, gorengan, kue, dan lain-lain.

Orang-orang yang tak mampu menahan hawa nafsu akhirnya membeli berbagai takjil dan makanan untuk berbuka. Hal ini kemudian memicu kita untuk kalap. Kita berusaha menjejalkan semua makanan padahal perut sudah tak mampu lagi.

Sebaiknya hindari kebiasaan ini. Berbukalah dengan makanan secukupnya. Yang penting, semua nutrisi yang kita butuhkan terpenuhi. Tak perlu makan sampai perut kenyang kok.

2. Tidak mencukupi kebutuhan air

Air memegang peran yang penting ketika berpuasa. Ketika kita tidak mencukupi kebutuhan tersebut, tubuh akan terdorong untuk makan lebih banyak. Dilansir dari Liquid-iv, ini adalah sugesti yang dibentuk oleh otak. Sebenarnya kita haus dan tubuh kekurangan cairan, tapi otak menerjemahkannya sebagai rasa lapar.

Jika tidak ingin itu terjadi, kamu harus memenuhi kebutuhan cairan tubuh. Salah satu caranya adalah dengan mengikuti pola 2-4-2, yaitu dua gelas saat berbuka, empat gelas sebelum tidur, dan dua gelas saat sahur.

3. Terlalu banyak atau sering makan gorengan

Salah satu takjil yang selalu ada saat Ramadhan adalah gorengan. Mulai dari bakwan, tahu, tempe, lumpia, martabak, dan lain sebagainya. Namun kamu pasti sadar, kan, kalau makanan yang satu ini tidak sehat?

Gorengan kaya akan lemak jahat dan kalori yang bisa menggagalkan diet kamu. Maka dari itu, kurangi konsumsinya.

4. Konsumsi gula berlebih

Takjil manis apa saja yang selalu ada di meja makanmu? Mulai dari kolak, es buah, es sirup, jus, hingga kue-kue memang nikmat dimakan untuk membatalkan puasa. Namun bayangkan apa jadinya jika kita mengonsumsi makanan tinggi gula itu selama 30 hari penuh?

Dilansir dari Healthline, dampak utama dari konsumsi gula berlebih adalah obesitas. Bukan hanya kalori saja penyebabnya. Ketika tubuh menerima terlalu banyak zat pemanis tersebut, tingkat insulin bertambah dan meningkatkan produksi lemak. Akhirnya, tubuh pun semakin gemuk.

5. Malas untuk berolahraga

Memang, sih, saat puasa tubuh kita akan terasa lemas. Rasanya ingin rebahan saja seharian. Akan tetapi jika kamu tak ingin tubuh semakin gemuk, hilangkan semua rasa malas itu dan segera berolahraga. Pasalnya hal ini bisa memperbaiki proses metabolisme tubuh.

Tak perlu melakukan olahraga yang intens kok. Kamu bisa praktikkan gerakan ringan seperti stretching, berjalan kaki, yoga, dan lain-lain. Cukup luangkan waktu 30 hingga 60 menit di pagi atau sore hari.

6. Tidak makan sahur

Walaupun bangun dini hari untuk sahur itu sulit, kamu tidak boleh melewatkan waktu makan ini, ya. Waktu makan ini penting agar tubuh mendapatkan nutrisi dan energi yang cukup untuk beraktivitas seharian.

Tak hanya itu, sunnah Rasul ini juga penting untuk menurunkan berat badan. Dilansir dari Daily Times, justru orang yang tidak sahur cenderung makan berlebihan atau kalap di waktu berbuka. Ini akan menggagalkan semua upayamu untuk menurunkan berat badan.

Pilihan makanan saat sahur juga berperan besar dalam diet. Sebaiknya konsumsilah makanan yang tinggi akan protein seperti ayam, telur, tempe, tahu, dan lain sebagainya. Jangan lupa juga menambahkan sayur dan buah-buahan dalam menu makanmu.

7. Tergesa-gesa saat makan

Nafsu makan yang membuncah di waktu berbuka terkadang membuat kita ingin segera menghabiskan makanan. Akhirnya, kita pun makan dengan sangat cepat seakan sedang dikejar-kejar.

Kebiasaan ini tidak baik untuk kesehatanmu. Selain meningkatkan risiko tersedak, makan dengan cepat hanya akan membuat porsi makanmu membengkak. Dilansir dari Healthline, kebiasaan tersebut bisa meningkatkan risiko obesitas dua kali lebih besar. Gak mau itu terjadi, kan?

Nah, sekarang kamu sudah tahu, kan, kesalahan apa saja yang bisa membuat kita semakin gemuk?